WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) berharap kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan akademik, tetapi mampu melahirkan gagasan dan solusi nyata bagi pembangunan desa.

Harapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) HST, Muhammad Yani, saat menerima mahasiswa KKN dari Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) ULM di Auditorium HST Barabai, Kamis (30/7/2026).

Menurut Muhammad Yani, pemerintah daerah menyambut baik kepercayaan ULM yang kembali menjadikan HST lokasi KKN. 

Ia menilai keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan riil di lapangan.

“Jadikan program ini sebagai wadah mengasah empati dan kepedulian sosial. Hormati adat istiadat serta kearifan lokal, bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, dan ciptakan program kerja yang inovatif serta tepat sasaran,” pinta Yani kepada mahasiswa.

Baca juga: Di Balik Final Bupati HST Cup 2026, Laga Eksebisi Pererat Sinergi Polri dan Pemkab HST

Ia mengatakan, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengenali langsung kondisi sosial masyarakat, menggali potensi desa, sekaligus mengidentifikasi persoalan yang dihadapi warga. 

Hasil pengamatan diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat nyata.

Selain itu, Yani mengingatkan peserta KKN agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik almamater selama menjalankan pengabdian di desa.

Baca juga: PSDKU Beroperasi di HST, Buka Prodi PJOK, Agribisnis dan Ekonomi Pembangunan

Sementara itu, Ketua Jurusan Sosiologi FISIP ULM, Ismar Hamid, menjelaskan KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menyelesaikan program kerja, tetapi juga membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dan memahami dinamika sosial yang berkembang di desa.

“Mahasiswa diharapkan mampu belajar langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi melalui gagasan maupun rekomendasi yang dapat mendukung pembangunan desa,” katanya.