WARTABANJAR.COM - Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero dilirik Monza, klub promosi Serie A Liga Italia. Wacana itu diutarakan jurnalis Italia, Nicolo Schira, via media sosial X di akun @NicoSchira, Rabu (29/07/2026).

"Monza telah menunjukkan ketertarikan kepada kiper Como, Emil Audero. Pembicaraan telah dibuka," tulisnya.

Musim lalu, klub Como 1907 meminjamkan Audero ke Cremonese. Kiper kelahiran Lombok itu tampil cemerlang dan mampu menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik Serie A.

Berdasarkan data statistik dari FBref, Emil Audero berhasil mencatatkan total 123 penyelamatan atau saves dalam satu musim kompetisi.

Catatan tersebut menempatkannya di posisi teratas daftar kiper dengan penyelamatan terbanyak di Serie A musim lalu.

Meski tampil gemilang di bawah mistar, performa apik Audero belum mampu menyelamatkan Cremonese dari degradasi. Klub tersebut harus turun ke Serie B setelah menjalani musim yang sulit.

Kendati Cremonese gagal bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia, penampilan individu Emil Audero tetap mendapat sorotan positif.

Baca Juga: Di Balik Ricuh Penunjukan Pelatih Timnas Italia, Maldini Merasa Dikhianati

Baca Juga: Zinedine Zidane Gantikan Deschamps di Timnas Prancis, Dikontrak Hingga 2030

Kiper berusia 29 tahun itu beberapa kali menjadi penyelamat tim, lewat refleks cepat dan aksi gemilangnya di bawah mistar gawang.

Kini, Audero sudah kembali ke pangkuan Como setelah masa pinjamannya berakhir. Mantan pemain Juventus dan Inter Milan itu masih menunggu kepastian rencana pelatih Cesc Fabregas jelang musim 2026/2027.

Sebelum dengan Monza, Audero santer dikaitkan dengan mantan klub lamanya, Sampdoria. 

Bahkan, kabar tersebut juga sampai ke telinga kiper Sampdoria, Simone Ghidotti. 

Menurutnya, kehadiran Audero justru menjadi kesempatan untuk belajar dari kiper yang sudah memiliki pengalaman tampil di kasta tertinggi sepak bola Italia.  

"Itu pastinya akan menjadi motivasi yang luar biasa. Saya sangat menghormatinya," kata Ghidotti.

Dia juga menganggap persaingan dengan Audero sebagai sesuatu yang membanggakan.