Michael Josua, Anak Sopir ini Dilantik Jadi Perwira Remaja Polri

Sementara Dewi mengkhawatirkan anaknya tidak bisa menjalani latihan fisik di Kepolisian.

“Ya sebagai ibu. Tentunya ada rasa khawatir. Tapi melihat ketekunan dia dan apalagi ternyata dia berhasil lolos tahap demi tahap. Akhirnya saya mendukung. Sebagai orangtua, saya hanya ingin Michael bahagia, ” kata  Dewi.

Datang dari keluarga etnis Tionghoa, Michael dan keluarga adalah penganut agama Konghucu yang taat. Kedua orangtua Michael selalu berpesan kepada anaknya agar tidak lupa menjalankan ibadah.

“Saya yakin kepada Michael karena sejak kecil kami menanamkan nilai-nilai keagamaan, kejujuran. Tapi kami tetap mengingatkan Michael untuk selalu berdoa dimanapun ia berada,” sambungnya.

Baca juga: Hakim PN Jakpus Ingatkan Satgas Pemberantasan Judi Online dan Polri

Dewi menambahkan anaknya selalu memberi kabar dimanapun ia berada dan tak lupa ia mengatakan bahwa ia selalu ingat pesan ibunya.

Menurut Michael, dirinya tidak pernah menemui masalah dalam hal beribadah di Akpol.

“Di Akpol kebutuhan rohani semua Taruna terpenuhi. Termasuk saya. Meskipun saya satu-satunya yang beragama Konghucu, saya tidak memiliki masalah sama sekali kalau mau beribadah. Saya tinggal sampaikan ke senior,” papar Michael.

Lie Yosep tak bisa menahan rasa haru dan bangga melihat buah hatinya telah selesai menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian dan dilantik menjadi perwira remaja.

Baca juga: Angka Perceraian di Kabupaten Banjar Naik, Judi Online Salah Satu Faktornya