Dua Gempa Guncang Kepulauan Sangihe dan Talaud Sulawesi Utara Minggu 12 Juli 2026

WARTABANJAR.COM, KEPULAUAN SANGIHE- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Pantai Barat Laut Kepulauan Sangihe dan wilayah Melonguane di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 00.49.28 WIB.

Gempa di dua wilayah itu terjadi di hari yang sama dan berjarak beberapa jam saja.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi tektonik di Kepulauan Sangihe ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9 pada kedalaman 12 km.

“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,83° LU ; 125,36° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 136 km Barat Laut Tahuna, Kepulauan Sangihe. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI,” sebut Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc. dikutip dari laman BMKG.

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:

1. IV MMI (pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi) di Kepulauan Marore, Kepulauan Sangihe.

2. III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.) di Kendahe & Tabukan, Kepulauan Sangihe.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi ini berjenis dangkal akibat aktivitas subduksi.