Ia berkata: “Telah menceritakan kepada kami Al-Qasim, dia berkata, telah menceritakan kepada kami Al-Husain, dia berkata, telah menceritakan kepadaku Hujjah, dari Ibnu Juraij, firman Allah [orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring] maksudnya Dzikir kepada Allah dapat dilakukan dalam berbagai situasi, termasuk saat melakukan shalat, serta di luar shalat, dan juga termasuk dalam membaca Al-Quran.”
Sementara itu, Dalam kitab Tafsir as-Sam’ani, karya Abu Al Muzhaffar As-Sam’ani, menjelaskan bahwa maksud dari ayat ini adalah perintah untuk mentauhidkan [esa] Allah dalam keadaan apapun, tidak menyekutukan dengan bentuk apapun.
“Dikatakan makna ayat ini adalah orang-orang yang mengesakan Allah dalam setiap keadaan.” [ [Abu Al Muzhaffar As-Sam’ani, Tafsir as-Sam’ani, jilid II, [Riyadh, Darul Wathan, 1997], halaman 388].
Hukum Dzikir Sambil Main Handphone
Terkait dzikir dengan bermain Handphone, setidaknya ada dua pengertian dan pemahaman. Pertama, handphone digunakan untuk mendukung amalan dzikir. Dalam era digital ini, ada beberapa aplikasi dan fitur di smartphone yang dapat membantu seorang Muslim untuk lebih rajin berdzikir.
Contohnya, di aplikasi NU Online sendiri, yang tersedia di PlayStore, terdapat bacaan amalan dan doa yang bisa diakses dengan mudah.
Selain itu, ada fitur pengingat waktu untuk dzikir dan alarm shalat yang membantu meningkatkan keinginan untuk berdzikir secara rutin.







