Atasi Permasalahan di Desa Rampa Kotabaru, Kapolsek Pulau Laut Utara dan Warga Rumuskan Solusi
WARTABANJAR.COM, KOTABARU – Merangkul komunitas lokal dalam problem solving permasalahan yang terjadi di Desa Rampa Kecamatan Pulau Laut Utara Kotabaru, Kapolsek Pulau Laut Utara, Ipda M Rifani, dan Bhabinkamtibmas Desa Rampa, Aipda Dedy Tri langsung berbaur bersama warga setempat, Kamis (10/8) kemarin sore.
Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Desa Rampa diantaranya, serangkaian insiden yang melibatkan orang dari luar desa yang datang dalam kondisi mabuk, seringkali menimbulkan konflik dengan warga setempat, minimnya penerangan di daerah Rampa Berkah telah menciptakan tempat nongkrong yang tidak diinginkan sehingga kerap dijadikan tempat untuk mengonsumsi minuman beralkohol serta parkir sembarangan di pinggir jalan hingga mengakibatkan pertengkaran dan kesalahpahaman antara pengendara sepeda motor dan mobil.
Mengatasi permasalahan tersebut, disepakati akan memasang portal di pintu masuk Rampa Berkah akan dilakukan mulai pukul 22.00 wita untuk mengontrol akses masuk pada jam rawan, dengan tujuan mengurangi kehadiran orang luar.
“Upaya akan diambil untuk berkoordinasi dengan dinas terkait guna mengganti lampu penerangan menggunakan tenaga surya dengan lampu listrik yang lebih andal dan berkesinambungan,” ucap Kapolsek Pulau Laut Utara, Ipda M Rifani.
Lanjutnya, Bhabinkamtibmas akan memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya parkir yang tertib, sehingga dapat mengurangi konflik akibat parkir sembarangan di pinggir jalan.
Diharapkan, kerjasama yang terjalin dalam kegiatan ini akan mampu menghasilkan langkah-langkah konkret dalam menangani permasalahan yang dihadapi oleh Desa Rampa.
Kapolsek Pulau Laut Utara dan Bhabinkamtibmas berharap bahwa dengan menggandeng berbagai pihak, kondisi di Desa Rampa dapat lebih harmonis dan terkendali di masa mendatang
Kegiatan dimulai di depan Bengkel DEDE, Desa Rampa. Acara dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, termasuk Syarwani Abdan dan Fitrianoor dari Kepala Dusun 3 Desa Rampa, serta tokoh masyarakat lainnya seperti Syamsudin Lappo dan Catur Bagus Prayogi. Turut hadir pula perwakilan LSM LIRA, Musadat Halil, serta beberapa warga seperti Syaifullah, Bahtiar, Didi Atmadi, dan Kang Dede. (hms)