“Lalu untuk modusnya, tersangka merayu korban dengan iming-iming akan dibelikan sesuatu, yang mana setelah korban terpengaruh bujuk rayu itu, AL pun membawa korban masuk ke dalam Ruko dan melakukan tindak pidana tersebut," ungkapnya.

Atas tindak pidana yang dilakukannya, tersangka kini harus mendekam di Mapolresta Palangka Raya dan terancam dikenakan Pasal 81 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara. (edj/hms)

Editor: Erna Djedi