Namun, dari penyelidikan dan penyidikan, polisi memastikan satu keluarga di Bekasi tewas karena dibunuh dengan cara diracun yang dicampur di dalam kopi.

Hasil laboratorium forensik mengungkapkan ada dua jenis racun yang digunakan yakni racun tikus dan racun hama atau pestisida.

Identitas ketiga korban tewas ini yakni Ai Maemunah, Ridwan Abdul Muiz, dan Riswandi.

Korban atas nama Neng Ayu selamat, setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan berdasarkan autopsi, tersangka ternyata juga sempat mencekik korban.

Tujuannya, agar korban semakin cepat meregang nyawa.

Berdasarkan pengakuan para tersangka, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebut mereka sedang melakukan aksinya dengan modus bisa memperkaya para korban atau penggandaan uang lewat kemampuan supranatural.

Baca juga: 4 PSK dan Pemilik Rumah di Banjabaru Diadili, Hakim Beri Vonis Segini

"Mereka melakukan serangkaian pembunuhan atau biasa disebut serial killer dengan motif janji-janji yang dikemas dengan kemampuan supranatural untuk buat orang jadi sukses atau kaya," tutur Fadil.

"Endingnya adalah bagaimana ambil uang dari korban yang terkena tipu daya," lanjutnya.

Namun, Wowon cs ternyata tak segan menghabisi nyawa siapa saja yang mengetahui aksi kejahatan yang mereka lakukan, termasuk keluarga mereka sendiri.

Inilah yang membuat satu keluarga di Bekasi harus meregang nyawa.

Diketahui, korban Maemunah merupakan istri dari tersangka Wowon.

Sedangkan Ridwan serta Riswandi adalah anak tiri Wowon. Sementara Neng Ayu merupakan buah hati Wowon dengan Maimunah.

Dalam perkara ini tersangka Wowon dan Duloh merupakan partner in crime yang bekerja sama untuk melakukan aksi kejahatan.

Tersangka Duloh berperan sebagai sosok orang yang mempunyai kemampuan untuk meningkatkan kekayaan seseorang.

Baca juga: Putar Musik Nyaring dan Jual Tuak, Warung di Guntung Manggis Didatangi Satpol PP Banjarbaru

Duloh lantas meminta tersangka Wowon alias Aki untuk mencari target korban. Namun, saat korban menagih karena tak kunjung sukses, Wowon akan kembali melaporkannya ke Duloh.