WARTABANJAR.COM - Selasa (29/9/2026) pagi ini, kontingen Indonesia di Asian Games 2026 berpeluang meraih tambahan dua medali emas.

Dari cabang bulu tangkis atau badminton, ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin akan bertanding di final Asian Games 2026.

Mereka akan menghadapi lawan yang kesemuanya dari China di di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, mulai pukul 09.00 WIB.

Bagi pasangan Amri/Nita adalah final kedua sejak mereka berpasangan.

Sebelumnya, adalah final Indonesia Masters Super 100 pada 2024 lalu. 

Sementara untuk raihan gelar, Amri/Nita belum lama ini meraih perunggu di Kejuaraan Dunia 2026.

Baca Juga: Sejarah 12 Tahun, Libas Rangking 1 Ganda Campuran Amri/Nita ke Final Badminton Asian Games 2026

Baca Juga: Profil Ubed, Penentu Emas Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games Setelah 28 Tahun

Di final Asian Games 2026, mereka akan menghadapi lawan berat yakni unggulan dua dari China, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin.

Namun, semangat Amri/Nita sangat tinggi setelah mampu menaklukkan unggulan satu yang juga dari China, Feng Yang Zhe/Huang Dong Ping di semifinal. 

Kali terakhir Indonesia meloloskan ganda campuran di final Asian Games terjadi pada 2014 lalu melalui Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Saat itu, pasangan Indonesia hanya meraih perak. 

Sementara emas ganda campuran terakhir diraih pada 1982 melalui Christian Hadinata/Ivana Lie.

Medali emas sekaligus torehan sejarah juga akan dibuat ganda putra Leo/Daniel.

Di final ganda putra, mereka akan melawan pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang. 

Seperti ganda campuran, di semifinal kemarina, Leo/Daniel mampu membungkam ganda putra nomor satu dunia, Kim Won-ho/Seo Seung-jae dari Korea Selatan.

Bagi Indonesia, ini merupakan kesempatan mengulang raihan emas Asian Games 2018 oleh Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. 

Namun lawan tidak ringan karena Liang/Wei adalah Juara Dunia 2026.

Di semifinal, mereka menaklukkan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.