Hercules TNI AU Kembali Mendarat di Banjarbaru, Bawa Oksigen untuk Korban Karhutla Kalsel
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Bantuan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kalimantan Selatan datang melalui jalur udara menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara A-1340 yang mendarat di Apron Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (16/9/2026) malam.
Pesawat tersebut membawa sejumlah perlengkapan untuk mendukung kebutuhan personel yang bertugas menangani karhutla di berbagai wilayah Kalsel.
Bantuan yang tiba di antaranya tujuh tabung oksigen dari Unit Pazam 734 Lanud HND, Satharpazam 73, Depohar 70 dan Koharmatau, serta 500 koli selang pemadam kebakaran bantuan dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.
Setibanya di Lanud Sjamsudin Noor, seluruh perlengkapan langsung diturunkan oleh personel Lanud untuk kemudian dipersiapkan dan didistribusikan sesuai kebutuhan di lapangan.
Tujuh tabung oksigen tersebut menjadi bagian dari dukungan kesehatan bagi personel. Peralatan itu dapat digunakan dalam pemeriksaan kesehatan maupun recovery oksigen bagi petugas setelah menjalankan tugas di tengah kondisi lapangan yang penuh asap dan panas.
Baca Juga Polresta Banjarmasin Ungkap Proses Dua Arisan Online Bodong, 21 Korban Rugi Rp389 Juta
Baca juga: Bayi Temuan di Jembatan Angsau Kini Berbobot 4 Kilogram, Dinsos Tanah Laut Carikan Orangtua Angkat
Sementara itu, ratusan koli selang pemadam menjadi tambahan perlengkapan operasional untuk mendukung upaya pemadaman dan pembasahan, terutama di lokasi yang membutuhkan penanganan secara berkelanjutan.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., mengatakan pihaknya siap mendukung penerimaan maupun penyaluran berbagai bantuan yang diperuntukkan bagi penanganan karhutla di Kalsel.
Menurutnya, setiap dukungan yang tiba akan segera ditindaklanjuti menyesuaikan kebutuhan personel di lapangan.
Selain peralatan operasional, aspek kesehatan dan keselamatan petugas juga menjadi perhatian.
Sebab, penanganan karhutla tidak hanya membutuhkan kesiapan personel, tetapi juga dukungan peralatan yang memadai.
Kedatangan Hercules TNI AU malam itu menjadi bagian dari rangkaian dukungan terhadap perjuangan personel di lapangan.