Keluar Pesawat Langsung Pakai Masker, Wapres Gibran Kunjungi Sekolah Kalteng di Tengah Kabut Asap
WARTABANJAR.COM, PALANGKA RAYA - Tidak peduli Wakil Presiden Giban Rakabuming Raka berkunjung, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap menyelimuti Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (10/9/2026) pagi.
Putra mantan Presiden Joko Widodo ini pun langsung mengenakan masker saat keluar dari pesawat setibanya di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya sekitar pukul 10.00 WIB.
Dia disambut Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan unsur Forkopimda di dekat tangga pesawat.
Setelah menerima paparan dari Forkopimda Kalsel, Gibran menuju SDN Petuk Ketimpun, Palangka Raya untuk melihat kondisi murid belajar di tengah kabut asap.
Baca juga: Kebakaran Rumah di Tabalong, Balita 3 Tahun Meninggal Dunia
Baca juga: Tiket Laga Barito Putera vs Persipura Jayapura di Liga 2 Championship Sudah Bisa Dibeli
Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran memberikan perhatian terhadap kesehatan para siswa, guru, dan seluruh warga sekolah.
Wapres mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan, menggunakan masker, serta tetap semangat menjalankan aktivitas di tengah kondisi asap.
Salah seorang guru SDN 2 Petuk Katimpun menyampaikan rasa senangnya atas kunjungan Wapres.
Menurutnya, kehadiran Wapres memberikan semangat tersendiri bagi para siswa yang selama ini mengikuti pembelajaran di tengah situasi kualitas udara yang kurang baik.
“Anak-anak senang sekali bisa melihat langsung Bapak Wakil Presiden. Kami juga berharap kabut asap ini bisa segera berakhir,” tuturnya.
Sebelumnya, sekolah ini dan sekolah lainnya di Palangka Raya melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
PJJ dihentikan Dinas Pendidikan Palangka Raya pada Rabu (9/9/2026) dan digantikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas.
Kebijakan PTM terbatas tersebut merupakan tindak lanjut hasil evaluasi pelaksanaan PJJ pada 7–9 September 2026 dan perkembangan kualitas udara di Kota Palangka Raya.
Berdasarkan hasil pemantauan, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada di bawah angka 200 dan masih dalam kategori “Tidak Sehat”.
Tidak hanya melakukan peninjauan, Gibran sempat menyapa masyarakat yang berada di lokasi.
"Bagaimana keadaan, jaga kesehatan," ujar Gibran kepada warga.