WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Sebuah mobil terbalik di sekitar Zona Selamat Sekolah (ZoSS) SDN Komet 3, Jalan Panglima Batur, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (30/9/2026) pagi.

Kecelakaan tersebut terekam dashcam personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru yang saat itu sedang bertugas melakukan pemantauan ZoSS di depan sekolah.

Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian (Opsdal) Dishub Kota Banjarbaru Aries Andrianto mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.26 Wita saat dirinya masih berada di lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

“Kebetulan dashcam saya masih menyala dan saya melihat ada lakalantas. Ternyata mobil terbalik,” ujarnya saat dikonfirmasi. 

Aries kemudian langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan mengamankan arus lalu lintas di sekitar titik kecelakaan.

Baca Juga Korban Tewas Ditemukan di Toilet Alfamart Jalan A Yani Km 13 Gambut Banjar Pascakebakaran

Baca Juga Pemko Palangka Raya Menyerah Biayai Pemadaman Karhutla, Upah Petugas Belum Dibayar

Dari pantauan dashcam, mobil tersebut diduga menabrak sebuah kayu di sisi kiri jalan hingga kemudian terbalik dan mengenai pengendara motor yang berada di belakangnya.

Aries menyebut, kondisi jalan saat kejadian landai dan arus lalu lintas masih lancar. Tidak terdapat hambatan yang mengganggu pergerakan kendaraan sebelum kecelakaan terjadi.

“Dugaan sementara kalau saya lihat dari dashcam tersebut karena kurang fokus dan kurang konsentrasi dalam berkendara, sehingga menyebabkan kecelakaan tersebut,” jelasnya.

Akibat kecelakaan itu, mobil mengalami kerusakan berat.

Sementara pengendara motor, pengemudi mobil dan seorang anak kecil yang berada di lokasi kejadian disebut mengalami luka ringan.

Penanganan kecelakaan juga sempat berdampak terhadap arus lalu lintas.

Aries mengatakan, kepadatan terjadi sekitar 30 menit sebelum kendaraan yang terlibat kecelakaan dievakuasi.

“Kita lakukan pelancaran arus. Jalurnya sempit dan banyak masyarakat yang ingin tahu sehingga kita datang ke TKP untuk melancarkan arus agar tidak mengganggu proses evakuasi,” paparnya.