WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Sebanyak 15.000 liter air bersih disalurkan kepada warga di dua desa, yang terdampak kekeringan di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Bantuan air bersih tersebut disalurkan Kodim 1008/Tabalong bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong ke Desa Madang, Kecamatan Muara Harus, dan Desa Walangkir, Kecamatan Tanta.

Ratusan kepala keluarga (KK) di kedua wilayah tersebut mengalami kesulitan memperoleh air bersih, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat kondisi kemarau.

Personel Kodim 1008/Tabalong bersama para Bintara Pembina Desa (Babinsa), turut membantu proses pendistribusian air hingga diterima masyarakat.

Pasiops Kodim 1008/Tabalong Kapten Inf Dwi Prayitno, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Ini adalah bentuk kepedulian TNI AD kepada rakyat. Kami bersama BPBD terus bersinergi membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih, terutama di tengah kondisi kekeringan seperti saat ini,” ujar Dwi, Selasa (29/09/2026).

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabalong Haris Fakhrozi, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tabalong membantu warga yang terdampak kekeringan.

“Ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk warga masyarakatnya. Kami bersama TNI dan unsur terkait terus berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat, yang mengalami kesulitan air bersih,” ucap Haris.

Baca Juga: Bupati Tabalong: Wartawan Bukan Musuh, tetapi Mitra Pemerintah

Baca Juga: Ombudsman Kunjungi Polres Tabalong, Bahas Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Sementara itu, Dandim 1008/Tabalong Letkol Inf Alexander Allan Primadi, mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.

“Kami akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait, untuk membantu warga yang terdampak kekeringan,” tuturnya.

Ditambahkannya, keberadaan Babinsa di wilayah juga membantu jajaran TNI mengetahui kondisi masyarakat secara langsung.

Dengan demikian, kebutuhan warga yang mengalami kesulitan air bersih, dapat segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti bersama pihak terkait.