China Buka Program Wisata Teknologi Bertarif Rp264 Juta
WARTABANJAR.COM - Bagi investor dan pelaku bisnis yang ingin melihat perkembangan teknologi secara langsung ke negeri mereka, salah satu perusahaan riset asal Shanghai, Baiguan kini membuka program tur teknologi ke Negeri Tirai Bambu.
Berdasarkan laporan Reuters, perusahaan tersebut menggelar program tur selama lima hari dengan biaya yang mencapai 15.000 dollar AS atau sekitar Rp264 juta (asumsi 1 dollar AS = Rp 17.600).
Program tersebut ditujukan bagi investor, pengusaha, dan eksekutif perusahaan yang ingin mempelajari perkembangan teknologi China secara langsung.
CEO Baiguan, Robert Wu mengatakan program ini hadir sebagai jawaban untuk memenuhi minat orang, yang ingin serius belajar perkembangan teknologi di China.
"Orang-orang kini melihat China sebagai objek menarik untuk dipelajari, sebuah tren baru yang belum pernah ada beberapa tahun lalu," kata Wu seperti dikutip Kompas.com.
Secara umum, dalam tur teknologi China ini, peserta tidak sekadar diajak berkeliling tempat wisata saja.
Mereka juga akan mengunjungi sejumlah perusahaan dan pusat industri, untuk melihat langsung perkembangan teknologi China.
Baca Juga: Promosikan Destinasi Wisata Lewat Lowongan Kerja Bergaji Rp140 Juta per Bulan
Baca Juga: Pantai Kasuari Jadi Destinasi Favorit Baru, Cocok Buat Nikmati Senja di Tanah Laut
Rute perjalanan biasanya mencakup sejumlah kota, yang dikenal sebagai pusat industri teknologi China, seperti Beijing, Shenzhen, Shanghai, Hangzhou, dan Hefei.
Di kota-kota tersebut, peserta dapat mempelajari perkembangan teknologi di berbagai industri, mulai dari kendaraan listrik (EV), baterai, kecerdasan buatan (AI), hingga robotika.
Terkait program belajar teknologi China, Wu mengatakan Baiguan telah membawa lebih dari 24 investor, pengusaha, dan eksekutif dalam dua tur yang diselenggarakannya.
Sekitar separuh peserta tersebut berasal dari Asia Tenggara. Salah satu peserta, Bertrand Chen yang merupakan CEO Global Shipping Business Network, mengatakan pengalaman melihat langsung pabrik diperlukan untuk memahami perkembangan teknologi China.
Menurut dia, skala, kecepatan, dan proses pengembangan teknologi China, sulit dipahami hanya dengan melihatnya dari luar.