WARTABANJAR.COM - Sebuah destinasi wisata di China tengah menjadi perhatian di media sosial, karena menawarkan pekerjaan yang tidak biasa. 

Hampir 3.600 orang mengikuti seleksi untuk mendapatkan pekerjaan, dengan tugas tinggal di puncak gunung dan merekam pemandangan awan setiap hari. 

Menariknya, posisi tersebut menawarkan bayaran hampir 60.000 yuan atau sekitar Rp140 juta per bulan. 

Lowongan unik ini dibuka oleh pengelola kawasan wisata Gunung Laojun di Provinsi Henan, China, sebagai bagian dari upaya menarik lebih banyak wisatawan.

Dikutip Kompas.com dari South China Morning Post, Minggu (16/08/2026), pengelola Gunung Laojun memang rutin mengunggah video pemandangan awan di sekitar puncak gunung. 

Dalam kondisi tertentu, puncak Gunung Laojun bahkan terlihat seperti mengambang di atas lautan awan. 

Pemandangan tersebut menjadi salah satu daya tarik Gunung Laojun, yang kemudian dimanfaatkan pengelola untuk membuat konten, sekaligus mempromosikan kawasan wisata tersebut.

Kawasan Wisata Laojun membuka rekrutmen secara nasional pada 8-15 Juli 2026. 

Baca Juga: Pantai Kasuari Jadi Destinasi Favorit Baru, Cocok Buat Nikmati Senja di Tanah Laut

Baca Juga: Dua Tahun di Thailand, Warga Kalsel ini Ceritakan Suasana Idul Adha 2026 di Negeri Gajah Putih

Kandidat yang terpilih nantinya harus tinggal di puncak gunung selama 30 hari. 

Selama menjalankan tugas, kebutuhan akomodasi dan makanan ditanggung oleh pengelola kawasan wisata.

Namun, pelamar tidak bisa langsung mendapatkan pekerjaan tersebut. Mereka harus membuat dan mengunggah video original ke Douyin, platform media sosial China yang mirip TikTok. 

Video tersebut harus mengikuti tema yang sudah ditentukan oleh penyelenggara. 

Penilaian kandidat dilakukan berdasarkan jumlah likes, kualitas konten, serta potensi video tersebut menjadi viral. 

Dari hampir 3.600 orang yang mengikuti seleksi, kreator konten berusia 22 tahun bernama Li Sichen berhasil mendapatkan posisi tersebut. 

Menurut South China Morning Post, video yang dibuat Li Sichen meraih lebih dari 1,8 juta penayangan dan sekitar 110.000 interaksi.