WARTABANJAR.COM - Sebuah video beredar di media sosial, menampilkan robot humanoid yang tampak "mengemis" di jalanan di China. 

Robot itu berlutut sembari memenangkupkan kedua tangan ke arah orang-orang yang melewatinya, seolah meminta sumbangan. 

Peristiwa ini terjadi di sebuah trotoar di Kota Chengdu, Provinsi Sichuan, China. 

Di depan robot yang bentuknya menyerupai manusia itu, terdapat wadah wadah kecil untuk menampung uang tunai dari orang yang melewatinya. 

Tersedia pula kode QR yang dicetak pada kertas berukuran A4, bila orang-orang menghendaki sumbangan dengan mekanisme cashless (nont-tunai).

Speaker dan layar LED yang menemani robot memutar pesan berulang kali, menyatakan robot tersebut kehabisan uang untuk mengisi ulang baterai, sehingga memohon bantuan sumbangan pembayaran tagihan listrik.

Setelah ditelusur, robot dalam video itu diidentifikasi sebagai Unitree G1, buatan perusahaan robotika asal China, Unitree Robotics. 

Robot ini memiliki tinggi sekitar 1,27 meter dan bobot sekitar 35 kilogram. 

Unitree G1 dijual dengan harga mulai dari 99.000 yuan atau sekitar Rp250 juta, dengan daya tahan baterai sekitar dua jam per pengisian.

Video robot yang mengemis itu ramai di media sosial China pada Juni 2026 lalu. 

Baca Juga: Suami Bongkar Perselingkuhan Istri Pakai Robot Vacuum, Berujung Digugat Balik

Baca Juga: Warga Korea Selatan Bakal Nikmati AI Premium Gratis

Namun hingga kini, belum diketahui siapa pihak yang mengoperasikan atau memprogram robot tersebut hingga beraksi di jalanan. 

Unitree Robotics juga belum memberikan konfirmasi resmi terkait keterlibatan perusahaan dalam aksi tersebut. 

Sejumlah outlet media menyebut bahwa praktik itu kemungkinan hanya bagian dari eksperimen pemasaran, bukan robot yang benar-benar kehabisan daya. 

Meski demikian, spekulasi tersebut juga belum dapat dipastikan kebenarannya. 

Seperti dirilis Kompas.com, Rabu (09/09/2026), video itu pertama kali menyebar di media sosial China, Rednote (Xiaohongshu), sebelum akhirnya ikut viral di media internasional, termasuk CGTNEurope di tautan berikut.