WARTABANJAR.COM, PONTIANAK - Perawatan Rumah Sakit Kharitas Bhakti Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) didapat empat karyawan Rumah Makan (RM) Kampung Rajang Jalan WR Supratman, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan.

Mereka menderita luka bakar akibat ledakan tabung elpiji pada Kamis (27/8/2026) siang.

Ledakan keras seketika mengubah aktivitas dapur dari kesibukan mempersiapkan pesanan pelanggan menjadi kekacauan mencekam. 

Baca juga: Sempat Pingsan Usai Padamkan Karhutla, Relawan Tim Serbu Api Palangkaraya Meninggal

Baca juga: SMAN 2 Katingan Kalteng Juarai Cerdas Cermat MPR, SMAN 1 Tanjung Selor Kaltara Peringkat III

Insiden ini juga menyisakan kerusakan parah pada bangunan rumah makan.

Kerusakan terlihat jelas pada bagian atap ruangan, di mana panel plafon langit-langit dapur tampak robek besar dan sebagian runtuh menggantung di tengah ruangan, menyisakan lubang besar yang menyingkap bagian dalam atap.

Lantai dapur pun basah tergenang sisa air dari upaya pemadaman api.

Area persiapan makanan yang biasanya tertata rapi porak-poranda; rak logam penuh tumpukan piring berantakan, serta keranjang dan ember merah berserakan.

Ani (21), yang berada di lokasi kejadian, mengatakan saat ledakan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, terdapat kurang lebih enam karyawan yang sedang beraktivitas di dapur. 

Ini berawal ketika pekerja menyadari salah satu tabung gas mengeluarkan suara mendesis kuat tanda kebocoran.

Sebagai langkah antisipasi, para karyawan berinisiatif mengambil tabung itu untuk direndam dalam wadah.

Namun nahas, upaya penanganan awal tersebut tidak sepenuhnya menghindarkan mereka dari petaka. 

Ledakan keras justru mendadak muncul dari tabung gas lain yang berada tepat di sebelahnya dan sedang aktif digunakan untuk memasak.

"Langsung meledak. Teman-teman langsung terpental semua, mental semua," jelas Ani.

Semburan tekanan ledakan yang sangat cepat itu menyulut api dan langsung membakar empat karyawan yang berada dekat dengan area kompor.