Operasional SPPG Penyalur MBG Berbakteri di Seruyan Kalteng Disetop Sementara
"Seluruh proses ini, termasuk perbaikan infrastruktur di SPPG, akan selalu kami lakukan pembinaan dan pengawasan," katanya.
Temuan tersebut kemudian menjadi salah satu dasar dilakukannya evaluasi terhadap pengelolaan SPPG.
BGN selanjutnya akan memberikan pembinaan kepada seluruh unsur pengelola, mulai dari ahli gizi, akuntan hingga kepala SPPG.
Pemerintah Kabupaten Seruyan memastikan kondisi para penerima manfaat terus dipantau.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, mengatakan pelayanan kesehatan tetap diberikan secara optimal kepada siswa maupun masyarakat yang terdampak.
"Kejadian ini tentu sangat kita sesalkan. Keselamatan dan kesehatan anak-anak meropidan prioritas utama. Pemerintah Kabupaten Seruyan akan terus memantau perkembangan kondisi para siswa hingga seluruhnya dipastikan pulih," terang Bahrun Abbas.
Kepala SPPG Kuala Pembuang 1, Yanuar Maulana, memastikan tidak ada lagi pasien yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Kuala Pembuang pada Senin sore.
Meski demikian, pihaknya masih melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan rumah sakit serta instansi terkait.
Menurut Yanuar, langkah tersebut penting untuk memastikan kondisi para penerima manfaat tetap terpantau sekaligus mengantisipasi apabila muncul perkembangan lanjutan.
"Koordinasi dengan rumah sakit maupun instansi terkait juga tetap berlangsung untuk mengantisipasi apabila terdapat perkembangan lanjutan," katanya. (Wartabanjar.com/tamam)