WARTABANJAR.COM - Kompetisi Liga 2 Championship musim ini tampaknya kurang bersahabat dengan para pelatih.

Kompetisi baru memasuki pekan keempat sehingga tim-tim peserta Liga 2 Championship juga baru bertanding empat kali.

Namun, sudah ada tiga pelatih yang dipecat. Mereka dinilai tidak mampu menampilkan performa terbaik tim yang diarsitekinya.

Minggu (4/10/2026), pemecatan dialami pelatih Semen Padang, Nil Maizar.

Keputusan itu diambil manajemen seusai Semen Padang kalah tipis 0-1 dari PSPS Pekanbaru.

Dalam laga di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi, Jabar itu, gol kemenangan PSPS Pekanbaru dicetak Dimas Wicaksono Putra Rahman pada menit ke-72.

Pada tiga laga sebelumnya, Semen Padang bersama Nil Maizar menang dua kali dan satu seri

Kalah dari Persiraja 0-1 dan PSGC Ciamis 0-2 serta imbang melawan PSIS Semarang 1-1.

Sehingga total: 2 kali menang, sekali kalah dan sekali imbang. 

Baca Juga: Skor Hasil Barito Putera vs Persela 0-1: Rekor Belum Kalah Berlanjut di Stadion 17 Mei

Baca Juga: Persiraja Resmi Tunjuk M Ridwan Jadi Pelatih, Pernah di Garudayaksa dan Timnas Indonesia

Selepas pertandingan lawan PSPS Pekanbaru, menajemen Semen Padang mengumumkan pengakhiran kerja sama.

"Terima kasih atas segala dedikasi, kerja keras, dan pengabdian Coach Nil Maizar untuk Semen Padang FC," tulis pernyataan Semen Padang di Instagram klub @semenpadangfcid.

"Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, kami resmi mengakhiri kerja sama ini secara baik-baik"

"Terima kasih telah menjadi bagian penting dari keluarga besar Skuad Kabau Sirah"

"Doa terbaik dari kami, semoga sukses dan selalu diberi kelancaran di perjalanan karier selanjutnya!"

Pelatih kelahiran Malaysia ini mulai menangani Semen Padang pada 1 Juli 2026. 

Hingga Senin (5/10/2026) pagi, pengganti Nil Maizar belum diumumkan.

Sebelumnya, pemecatan pelatih terjadi di Persipura Jayapura dan Persiraja Banda Aceh.

Pelatih Andri Ramawi dipecat sebagai pelatih Persipura gegara kalah 2-3 dari Barito Putera dan imbang 0-0 dengan Kendal Tornado FC.

Selanjutnya Persipura ditangani Regi Aditya.