Kenali Tanda Gumoh Pada Bayi Normal atau Tidak, ini Penjelasannya
"Karena ini adalah reaksi ketika dia minum susu dan merasa kekenyangan. Kadang-kadang bayi sudah kenyang masih terus mau menyusu, alhasil gumoh keluar," ujarnya.
Kondisi tersebut umumnya tidak perlu dikhawatirkan selama gumoh hanya keluar sedikit, tidak menyemprot, serta bayi tetap aktif dan mengalami pertambahan berat badan sesuai usianya.
Meski demikian, orangtua tetap perlu memperhatikan pola menyusu bayi agar tidak terjadi pemberian susu secara berlebihan.
Mengenali tanda kenyang pada bayi juga dapat membantu mengurangi frekuensi gumoh.
Waspada Gumoh Menyemprot
Di sisi lain, dr. Eva mengingatkan bahwa tidak semua gumoh dapat dianggap normal.
Ada beberapa kondisi yang menjadi sinyal perlunya pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga medis.
Salah satu tanda utama yang perlu diwaspadai adalah ketika gumoh keluar dengan tekanan kuat atau menyemprot.
"Itu sudah pasti ada kelainan," kata dr. Eva.
Gumoh yang menyemprot dapat mengarah pada gangguan tertentu pada saluran pencernaan sehingga memerlukan evaluasi lebih mendalam.
Oleh karenanya, orangtua disarankan tidak menunda pemeriksaan apabila menemukan kondisi tersebut pada bayinya.
Berat badan tidak naik juga menjadi tanda bahaya.
Selain bentuk gumoh, pertumbuhan bayi juga menjadi indikator penting untuk menilai apakah gumoh masih tergolong normal atau sudah mengarah pada masalah kesehatan.
dr. Eva mengatakan, bayi yang sering gumoh namun tetap mengalami kenaikan berat badan umumnya masih berada dalam kondisi yang aman.
"Sebaliknya, apabila berat badan tidak bertambah, orangtua perlu segera mencari penyebabnya," katanya lagi.
Hal itu dikarenakan yang dikeluarkan lebih banyak daripada yang masuk ke dalam tubuh.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa asupan nutrisi yang diterima tubuh bayi kemungkinan tidak mencukupi akibat susu yang keluar kembali dalam jumlah lebih banyak.
Untuk memastikan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan medis sesuai indikasi.
"Kondisi ini harus diperiksa lebih lanjut, bisa dengan USG atau metode yang lain, tetapi kalau berat badan naik terus, maka masih aman," katanya.
Ia mengimbau orangtua untuk tidak hanya memperhatikan frekuensi gumoh, tetapi juga memantau pola pertumbuhan bayi.