WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Sejumlah penyakit dapat memengaruhi bahkan memperparah kadar kolesterol di darah.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr Christy Efiyanti, SpPD mengatakan walau sudah berusaha mengurangi makanan berlemak dan hidup lebih sehat, tetapi kadar kolesterol tetap tinggi, ternyata tidak selalu disebabkan oleh pola makan.

Karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa kolesterol tinggi sering kali dipengaruhi banyak faktor, bukan hanya kebiasaan makan sehari-hari.

Christy menjelaskan bahwa kondisi medis tertentu dapat berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol sehingga memerlukan perhatian.

Tidak Selalu Dipicu oleh Makanan

Selama ini, kolesterol tinggi sering dikaitkan dengan konsumsi makanan berlemak. Padahal,

menurut Christy, terdapat berbagai faktor lain yang dapat memengaruhi kadar kolesterol seseorang.

"Selain pola makan, aktivitas fisik, berat badan, kebiasaan merokok, hingga konsumsi alkohol juga dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi," sebutnya, dikutip Rabu (24/6/2026).

Namun, ada faktor lain yang kerap luput dari perhatian, yakni penyakit tertentu yang memengaruhi proses metabolisme dalam tubuh.

Ia menambahkan, kadar kolesterol seseorang bisa dipengaruhi oleh banyak faktor yang lebih kompleks

Berikut ini beberapa faktor lainnya tersebut:

1. Diabetes/Kencing Manis

Kolesterol yang tetap tinggi meski sudah menjaga pola makan bisa menjadi tanda adanya penyakit tertentu yang selama ini tidak disadari, di antaranya adalah diabetes melitus atau kencing manis.

"Diabetes termasuk kondisi medis yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan kolesterol dalam darah. Karena itu, seseorang yang memiliki diabetes perlu memantau kadar kolesterolnya secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh," katanya.

2. Gangguan Ginjal

Gangguan pada fungsi ginjal juga dapat memengaruhi kadar kolesterol.

Ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan berbagai zat dalam tubuh.

Ketika fungsinya terganggu, proses metabolisme dapat ikut terpengaruh, termasuk yang berkaitan dengan kolesterol.

Oleh sebab itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi penting untuk mendeteksi gangguan ginjal sejak dini.

BACA JUGA: Orang Kurus Juga Bisa Alami Kolesterol Tinggi, Cek Tips Sehat ini