Cara Memilih Alas Kaki Nyaman Bagi Jemaah Haji 2026 yang Obesitas dan Diabetes

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Melaksanakan ibadah haji memerlukan ketahanan fisik dan kaki yang kuat, sebab jemaah akan sering berjalan kaki selama melaksanakan aneka rangkaiannya di Tanah Suci.

Bagi mereka yang lansia, memiliki diabetes hingga obesitas atau kegemukan, tentunya kegiatan berjalan kaki ini akan sangat menyiksa jika tidak menggunakan alas kaki yang tepat dan nyaman.

Merek alas kakinya terkenal atau tidak, pada akhirnya akan menjadi hal yang tak lagi dipedulikan sebab yang terpenting adalah kenyamanan dan pastinya tidak membuat kaki sakit bahkan luka, apalagi mereka yang menderita diabetes.

Jemaah dengan diabetes perlu lebih waspada karena luka kecil di kaki bisa berkembang menjadi infeksi yang serius.

Pada jemaah dengan diabetes, sensasi nyeri kadang berkurang sehingga lecet atau luka tidak langsung terasa.

Penelitian menunjukkan, jemaah yang memiliki diabetes memiliki risiko lebih tinggi mengalami kapalan, lecet, dan luka pada kaki selama berhaji.

Karena itu, mereka sebaiknya memeriksa kaki setiap hari, memakai alas kaki yang benar-benar pas, dan tidak berjalan tanpa alas kaki terlalu lama.

Selain diabetes, lansia, orang dengan obesitas, gangguan sirkulasi, atau riwayat nyeri sendi juga sebaiknya mempertimbangkan alas kaki dengan bantalan lebih baik dan dukungan tambahan pada lengkung kaki.

Kaki yang sehat akan sangat membantu jemaah menjalani rangkaian ibadah dengan lebih nyaman.

Karena itu, persiapan alas kaki sebaiknya dilakukan sejak jauh-jauh hari, sama pentingnya dengan latihan fisik, vaksinasi, dan perlengkapan lainnya.

Oleh sebab itu penting bagi calon jemaah khususnya di musim haji 2026 ini memilih alas kaki yang pas, nyaman, cocok serta mampu menopang tubuh saat beribadah.

Mengutip berbagai sumber, Kamis (23/4/2026), berikut ini beberapa tips memilih alas kaki nyaman untuk beribadah haji.

Tips Memilih Alas Kaki Nyaman untuk Ibadah Haji 2026:

Pilih Ukuran yang Benar-benar Pas

Sepatu yang terlalu sempit dapat menekan jari dan memicu lecet.

Sebaliknya, sepatu yang terlalu longgar bikin kaki mudah bergeser sehingga gesekan meningkat.

Idealnya, ada sedikit ruang sekitar 0,5 hingga 1 sentimeter (cm) di depan jari kaki.

Ukuran kaki juga cenderung membesar saat cuaca panas atau setelah berjalan lama, jadi jangan memilih alas kaki yang terlalu presisi.

Utamakan Bantalan yang Empuk dan Stabil

Banyak orang tergoda memilih sandal tipis karena terasa ringan.

Padahal, sol yang terlalu tipis membuat telapak kaki menerima tekanan lebih besar dari permukaan keras dan panas.

Pilih alas kaki dengan bantalan yang cukup empuk pada tumit dan telapak depan, tetapi tidak terlalu lembek hingga kaki terasa goyah.

Dukungan pada lengkung kaki juga penting, terutama bagi orang yang memiliki telapak kaki datar atau mudah nyeri.

Cari Bahan yang Ringan dan Mudah Menyerap Keringat

Kaki yang lembap lebih mudah lecet dan lebih rentan terkena infeksi jamur.