Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah Tarwiyah dan Arafah

WARTABANJAR.COM – Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 H bertepatan dengan Rabu, 27 Mei 2026 dan 1 Dzulhijjah pada Senin, 18 Mei 2026.

Ada amalan sunnah yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW saat menyambut Dzulhijjah.

Selain ibadah kurban, juga berpuasa sejak 1 hingga tanggal 9 Dzulhijjah untuk mendapatkan keberkahan dan pahala berlimpah.

Baca Juga Kebakaran di Pasar Sungai Lulut Banjarmasin, Bangunan Kayu Luluh Lantak

Nabi Muhammad SAW telah terbiasa melakukan puasa Arafah pada 9 dzulhijjah.

Bahkan berpuasa sembilan hari dzulhijjah (tanggal 1-9 Zulhijah) sebelum kaum muslimin melaksanakan ibadah Haji pertama kali tahun 9 H.

Hal ini ditegaskan dalam hadis: “dari Hunaidah ibn Khalid, dari istrinya, dari salah seorang istri Nabi saw (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Adalah Rasulullah saw melakukan puasa pada sembilan hari bulan Zulhijah, hari Asyura, tiga hari setiap bulan, dan hari Senin dan Kamis pertama setiap bulan [HR Ahmad dan Abu Dawud).

1. Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah

Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’âlâ.”

2. Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’âlâ.”

3. Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’âlâ.”