WARTABANJAR.COM - Setelah viral karena minta mobil dinas seharga Rp 8,5 miliar dan anggaran rehabilitasi rumah dinas gubernur sebesar Rp 25 miliar, sosok Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud kini Kembali viral.

Adalah akun instagram @KaltimToday menyoroti kebijakan anggaran jasa mencuci pakaian atau laundry Pemprov Kaltim untuk gubernur sebesar Rp450 juta per tahun.

Penggunaan dana yang bersumber dari APBD berdasarkan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) 2026, makin memanas setelah beredar bocoran foto kuitansi dari "Alwan Laundry".

Kuitansi bernomor 0042 yang dialamatkan kepada Biro Umum Setda Provinsi Kaltim tersebut, tercatat tagihan sebesar Rp 20.984.550 hanya untuk periode satu minggu (25-31 Maret 2026).

Jika membedah rincian dari nota yang dilampirkan, publik dibuat tercengang dengan patokan harga satuan yang dibebankan. Sebagian besar layanan menggunakan paket Express 3 Jam dan Express 6 Jam.

Beberapa rincian yang paling menyorot perhatian publik antara lain:

  • Pakaian Dalam: 25 satuan x Rp 15.000 = Rp375.000
  • Gamis: 7 satuan x Rp 100.000 = Rp700.000
  • Taplak Meja: 26 satuan x Rp 35.000 = Rp910.000
  • Kemeja (Express 3 Jam): 6 satuan x Rp 100.000 = Rp600.000

Melihat rincian harga yang jauh di atas rata-rata laundry konvensional, netizen pun meradang. Salah satu pengguna platform Threads dengan username @allicecia, menyuarakan keheranannya yang kemudian menjadi viral.

Plt Kepala Biro Umum Setda Provinsi Kaltim, Astri Intan Nirwany, mengkonfirmasi jika adanya anggaran sebesar Rp450 juta per tahun terkait operasional pencucian pakaian gubernur.

Ia menyebut jika anggaran tersebut tidak hanya digunakan khusus laundry pakaian gubernur.

"Di dalam SIRUP, Kami sudah menjelaskan secara rinci penggunaan anggaran Rp450 juta itu. Tidak hanya pakaian untuk kepala daerah, tetapi mencakup berbagai kebutuhan lain," kata Astri, Rabu (6/5/2026).

Astri menuturkan anggaran senilai ratusan juta rupiah tersebut telah disusun pada akhir 2025 lalu.

Menurutnya, mereka menjadi transparansi penggunaan anggaran senilai ratusan juta rupiah yang disebut untuk laundry pakaian Gubernur Kaltim itu. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)