Dorong Produk Lokal Makin Dikenal, Hasil Hutan Kalsel Dipasarkan di Rimba Mart Banjarbaru
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Madu, kemiri, petai hingga berbagai hasil hutan bukan kayu dipasarkan dalam kegiatan Rimba Mart yang digelar Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Selatan di kawasan Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia (TH2TI) Banjarbaru, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang menjadi rangkaian Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan itu secara resmi dibuka Gubernur Kalsel, H. Muhidin.
Rimba Mart menghadirkan produk unggulan dari sembilan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH), serta sejumlah perusahaan yang bergerak di sektor kehutanan.
Kepala Dishut Kalsel, Hj. Fatimatuzzahra mengatakan Rimba Mart menjadi wadah promosi sekaligus pemasaran berbagai hasil rehabilitasi hutan dan lahan yang selama ini dikembangkan pemerintah.
”Kami bersama-sama menyajikan produk-produk yang dihasilkan dari kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan, baik melalui rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) maupun program yang didanai APBD,” ujarnya.
BACA JUGA: Tukar Sampah Jadi Sembako di DLH Kalsel, Masyarakat Tak Perlu Tunggu Event
BACA JUGA: Cerita Warga Banjarbaru Tukar Sampah Botol Bekas Hingga Minyak Jelantah Jadi Sembako
Menurut Aya, sapaan akrabnya, produk yang dipamerkan didominasi hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang dapat dimanfaatkan tanpa harus melakukan penebangan pohon.
”Seperti yang kita lihat di sini ada madu, kemiri, jengkol, petai, dan berbagai produk lainnya. Masing-masing KPH menyajikan produk unggulannya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Rimba Mart ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan sebagai upaya memperluas promosi sekaligus pemasaran hasil hutan bukan kayu dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
Bagi masyarakat yang ingin membeli produk-produk tersebut, Aya mengatakan tidak perlu menunggu pelaksanaan Rimba Mart.
”Bagi masyarakat yang ingin membeli hasil hutan bukan kayu dapat mengunjungi Pusat Pemasaran Hasil Hutan di Jalan Gatot Subroto, Banjarmasin. Produk-produk tersebut juga tersedia di Kafe Forester dan Galeri Tahura,” pungkasnya. (wartabanjar.com)