Saat mengunyah permen karet, usahakan untuk tidak mengunyah permen karet yang mengandung mint karena kandungan ini bisa memperparah kondisi asam lambung naik.
4. Konsumsi makanan pereda asam lambung
Secara perlahan, bisa mengonsumsi makanan pereda asam lambung. Misalnya jahe dan kunyit memiliki sifat anti inflamasi atau antiradang alami yang dapat meredakan iritasi lambung dan mual.
Teh chamomile atau air kelapa dipercaya bisa meredakan asam lambung naik.
Air kelapa dipercaya bisa menurunkan produksi asam lambung karena minuman ini mengandung kalium, yaitu mineral yang bisa menetralkan kadar asam dalam tubuh.
5. Konsumsi obat asam lambung
Bila berbagai cara mengatasi asam lambung naik di atas tidak efektif, Anda bisa mengonsumsi obat asam lambung, seperti antasida. Obat ini mampu menetralkan asam lambung.
Antasida tergolong obat yang dijual secara bebas sehingga dengan mudah dapat ditemukan di apotek. Meski begitu, Anda tetap harus mengonsumsinya sesuai dengan aturan yang tertera pada kemasan.
6. Meninggikan posisi kepala saat tidur
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, keluhan asam lambung naik sering kali terjadi pada malam hari. Oleh karena itu, jika keluhan muncul ketika Anda ingin tidur, tidurlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari badan. Posisi ini dipercaya dapat meredakan keluhan asam lambung naik.
7. Berbaring menghadap ke kiri
Selain meninggikan posisi kepala saat tidur, Anda juga dianjurkan untuk tidur menghadap ke arah kiri. Meski efektivitasnya masih perlu diteliti lebih lanjut, tidur dengan posisi ini diduga bisa mengurangi keluhan akibat naiknya asam lambung.













