WARTABANJAR.COM – Banyak yang menjadikan buah sebagai makanan penutup, setelah hidangan utama. Cek tips sehatnya di bawah ini, Kamis (11/6/2026).
Namun, konon buah lebih baik dikonsumsi sebelum makan. Lalu lebih sehat makan buah sebelum makan, atau setelah makan?
Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Appetite menunjukkan makan buah utuh sebelum makan bisa menurunkan total asupan kalori hingga sekitar 15 persen.
Kuncinya ada pada serat yang ada di dalam buah. Saat makan buah sebelum makan, maka lambung sudah terisi oleh buah.
Sehingga makanan utama yang akan dikonsumsi jadi lebih sedikit.
Baca Juga Kapan Tahun Baru Islam 1448 H? Simak Jadwal Puasa Muharram, Asyura dan Tasua
Baca Juga Respons Laporan 110, Polresta Banjarmasin Amankan Dua Remaja Pembawa Celurit
Selain itu, Studi lain di tahun 2019, menemukan bahwa konsumsi buah sebelum makan dapat meningkatkan hormon yang berhubungan dengan rasa kenyang.
Akibatnya, tubuh lebih cepat merasa cukup dan asupan kalori total berkurang.
Artinya, kalau tujuannya adalah menjaga berat badan atau mengontrol nafsu makan berlebih, makan buah sebelum makan bisa menjadi strategi sederhana yang efektif
Buah Setelah Makan: Aman dan Sehat
Di sisi lain, banyak orang terbiasa makan buah setelah makanan utama sebagai pencuci mulut.
Kebiasaan ini ternyata tidak salah. Buah tetap memberi tambahan vitamin, mineral, dan antioksidan yang mendukung kesehatan.
Khususnya, buah kaya vitamin C seperti jeruk, jambu biji, atau kiwi, punya peran penting bila dikonsumsi setelah makanan utama yang mengandung zat besi (misalnya dari daging, ikan, sayur atau kacang-kacangan).







