Dari informasi yang beredar, cekcok diduga dipicu oleh ucapan guru yang dianggap menyinggung kondisi ekonomi orang tua siswa. Adu mulut pun berkembang menjadi kegaduhan massal hingga aksi pengeroyokan.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius berbagai pihak. Agus telah melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, sementara publik menanti langkah tegas dari pihak sekolah dan instansi terkait untuk mengusut tuntas insiden yang mencoreng dunia pendidikan ini.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad