"Setelah dari satuan-satuan itu sudah tidak terpakai dalam masa sepuluh tahun, dikumpulkan di Gudmurah yang ada di wilayah-wilayah. Kemudian, melalui pemeriksaan sistematis tersebut, apabila sudah ada hasil pemeriksaan tersebut akan diledakkan, di-disposal (dibuang), seperti itu," tuturnya.
Sebelumnya, kebakaran di Gudmurah Kodam Jaya sudah bisa dipadamkan sejak Minggu pukul 03.45 WIB.
"Kemudian, langkah-langkah yang dilakukan pasca-ledakan, Pangdam Jaya dibantu oleh Satuan Jihandak (Penjinakan Bahan Peledak) dan POM (Polisi Militer) untuk melaksanakan penyisiran dan pembersihan di lokasi ledakan," jelasnya.
Ia pun mengatakan bahwa Satuan Teritorial telah mendata dan mengecek ke permukiman di sekitar ledakan.
"Dan diharapkan apabila masyarakat menemukan serpihan atau selongsong agar dilaporkan ke aparat," harapnya.
Panglima juga melakukan peninjauan ke gudang itu pada pukul 11.17 WIB.
Namun para awak media tidak bisa meliput atau melihat langsung situasi terakhir gudang yang meledak tersebut.
Sekitar pukul 11.34 WIB, Panglima TNI dan rombongan meninggalkan lokasi.
Sebelumnya Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur menyatakan proses pendinginan kebakaran di Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya, Desa Ciangsana, Kabupaten Bogor selesai pada pukul 08.15 WIB, Minggu.
"Kami menyatakan selesai karena memang titik api yang dari semalam tadi pagi pun masih di angka 85 derajat. Alhamdulillah sudah kami turunkan sampai titik aman," kata Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.
Gatot menjelaskan, proses pendinginan memakan waktu sekitar hampir delapan sampai sepuluh jam.
"Pendinginan lamanya cukup lumayan, ya, dari malam itu kami mematikan di gudang lima itu sedang pendinginan. Gudang enam juga kami lakukan pemadaman. Alhamdulillah gudang enam itu dari jam 01.00 WIB, kurang lebih jam 01.00 WIB, sudah melakukan pendinginan sampai pagi ini," jelasnya.
Sementara itu, ia menyebut selama pendinginan tidak terjadi ledakan di dua titik lokasi pemadaman, yakni gudang lima dan gudang enam. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko
Berita Sebelumnya Otoritas Vatikan Sebut Paus Fransiskus ke Indonesia 3 September
Berita Selanjutnya Menangi Spain Masters 2024, Ganda campuran Rinov/Pitha Melenggang Ke Olympiade Paris 2024