WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Wisata Kalimantan Selatan akan menjadi sorotan dunia dengan digelarnya event internasional.
Ya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Kehutanan (Dishut) Bersama Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam akan menggelar lomba internasional paralayang.
Terkait event ini, Dishut mempercepat pengembangan sarana dan prasarana (Sarpras) paralayang, seperti fasilitas take off dan landing paralayang di Bukit Batu Sungai Luar dikarenakan event internasional paralayang akan dilaksanakan di Agustus mendatang.
Tidak hanya pengembangan sarpras paralayang tetapi izin usaha wisata dan pembuatan villa bagi wisatawan akan juga dibangun.
Baca juga: Longsor di Km 73 Gunung Sabuk, Jalan Trans Kandangan-Batulicin Kembali Macet
Kepala Dishut Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra diwakili Sekretaris, Kinta Ambarasti mengatakan, pengembangan Sarpras di Bukit Batu melalui expose dari CV Artwork Design, expose pelaksana pembangunan villa dari CV Hanikarya Engineering dan expose pelaku skema izin usaha wisata dari PT HNR Park Lane.
“Maka dari itu, expose kerja sama dalam pengembangan Sarpras harus memperhatikan dari sisi lingkungan, edukasi dan rekreasi serta kekuatan bangunan, guna manfaat jangka waktu yang lama,” kata Kinta, di Banjarbaru, Kamis (28/3/2024).
Kinta menyampaikan, kawasan Tahura Sultan Adam merupakan hutan yang lebih diperuntukkan sebagai konservasi yang dikelola oleh Dishut Provinsi Kalsel dan terkait pengelolaannya mempertimbangkan keputusan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.







