WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Sejumlah korban rumah ambruk di Jalan Tembikar Kanan Kompleks Fadillah Perdana 5 RT 11, Desa Simpang Empat, Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, hingga Sabtu (25/07/2026) malam masih berada di RSUD Ulin.

Dari pantauan Wartabanjar.com, korban meninggal pada kejadian yang menimpa tiga rumah sekitar pukul 13.30 Wita itu juga masih berada di kamar jenazah.

Sejumlah anggota Polrek Kertak Hanyar juga berada di rumah sakit.

Dalam keterangannya pada Sabtu malam, Kasi Humas Polres Banjar, AKP Alfian Noor menjelaskan akibat kejadian tersebut satu orang meninggal dunia bernama Ibnu Rizki (19) yang merupakan penghuni rumah nomor 29.

Sedangkan seorang korban lainnya, Bintang (13) dalam keadaan koma setelah diduga kemasukan air pada saat rumah runtuh. Penghuni rumah nomor 29 ini juga luka lecet di bagian kaki, luka lecet di punggung.

Korban lainnya yang juga dari rumah nomor 29 yakni Bulan (2) menderita luka lecet di punggun dan lutut kiri luka.

Sedangkan anggota keluarganya yakni Salman (12) luka lecet di bagian kaki.

Baca Juga: Jadi Korban Rumah Ambruk di Tembikar Kanan Kabupaten Banjar, Regina Sekeluarga Putuskan Pindah ke Martapura

Baca Juga: Warga Kerumuni Lokasi Rumah Ambruk di Tembikar Kanan Kabupaten Banjar, Lokasi Kejadian Dipasangi Garis Polisi

Ada pula korban dari rumah nomor 30 yakni Gusti Regina Annisa (29) yang luka lecet di dahi.

Total korban sebanyak lima orang dari dua rumah yakni nomor 29 dan 30.

Ada pun kronologi kejadian, menurut Alfian, berdasarkan keterangan korban, Hj Fathiah Ismail, pemilik rumah nomor 31, ia mendengar suara gemuruh saat rumahnya ambruk.

Ketika ia keluar untuk memeriksa, rumah nomor 29 telah roboh dan menimpa rumah nomor 30 berlanjut sampai rumah nomor 31 miliknya.

Kemudian, berdasarkan keterangan korban, Sulis Tya Rachma Wati, sebelumnya dia mendaptkan informasi akan terjadi pemadaman listrik pada pukul 13.00 Wita

Dia pun mencari alternatif untuk mengungsi ke penginapan, sementara anak tertua yakni Ibnu Rizki berada di kamar mandi.

Setelah itu, tiba-tiba terdengar suara gemertak kretek-kretek dan getaran kuat pada bangunan.