WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Tiga unit rumah ambruk ke rawa-rawa di Jalan Tembikar Kanan, Kompleks Fadilah Perdana V Blok E, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (25/7/2026) siang.

Informasi sementara yang dihimpun Wartabanjar.com, korban 3 orang, 1 di antaranya meninggal dunia berjenis kelamin laki-kaki (dewasa) sementara dua lainnya anak-anak yang keduanya berjenis kelamin perempuan dikabarkan mengalami luka-luka.

Seorang korban selamat, Regina, kepada Wartabanjar.com mengaku trauma karena kejadian tersebut.

Saat kejadian, dia tengah berada di dalam rumah bersama seorang anak laki-lakinya berusia sekitar 2 tahun.

"Pas kejadian ada di rumah sama anak. Kaget dengar bunyi besar dan lari keluar menyelamatkan diri dan anak," katanya.

Keduanya berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak tertimpa ambruknya bangunan.

Meski selamat, Regina mengalami luka di dahinya akibat terkena runtuhan material rumah.

Rumah ambruk yang ditinggali Regina, suami dan satu anaknya itu berukuran 6x6 meter.

Saat kejadian suaminya sedang kerja di luar.

Akibat insiden itu, Regina dan suaminya memutuskan akan pindah ke Martapura, Kabupaten Banjar.

Pantauan Wartabanjar.com, kondisi ketiga unit rumah yang terdampak musibah ini rusak parah.

BACA JUGA: Cara Mencegah Bangunan Agar Tahan Lama dan Tak Gampang Ambruk

BACA JUGA: Sejumlah Rumah di Tembikar Kanan Kabupaten Banjar Roboh, Penghuni Terjebak di Balik Reruntuhan

Badan rumah yang terbuat dari semen tersebut hancur nyaris rata dengan tanah.

Di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), tampak polisi dari Polsek Kertak Hanyar memasang garis polisi dan melakukan olah TKP.

Para korban luka dikabarkan dibawa ke rumah sakit Ulin untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut.

Saat berita ini ditulis, lokasi kejadian terlihat ramai didatangi warga setempat.

Penyebab ambruknya belum bisa dipastikan.

Plh. Kapolsek Kertak Hanyar, Iptu Sumardi, S.H kepada Wartabanjar.com mengatakan belum bisa membeberkan informasi detailnya terkait kronologis kejadian dan juga korbannya.

"Nanti ya untuk informasi pastinya. Sementara masih kita cek," katanya. (wartabanjar.com/Yohanes)

Editor: Yayu