WARTABANJAR.COM, TANJUNG  – Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani, mengajak anak-anak di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, untuk berani menyuarakan pendapat sekaligus menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari perundungan.

Hal itu disampaikan Bupati, saat membuka kegiatan Temu Forum Anak Daerah Tingkat Kabupaten Tabalong Tahun 2026 di Gedung Informasi, Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong, Selasa (08/09/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Rangkul Perbedaan, Hentikan Perundungan, ruang Aman untuk Semua Anak.”

Noor Rifani mengatakan, keberadaan Forum Anak Daerah menunjukkan anak-anak di Tabalong memiliki semangat untuk belajar, berkumpul, menyampaikan pendapat, serta ikut berkontribusi bagi lingkungan di sekitarnya.

“Saya sangat mengapresiasi forum ini, karena hal ini menunjukkan bahwa anak-anak di Kabupaten Tabalong punya semangat untuk belajar, berkumpul, menyampaikan pendapat, dan ikut berbuat sesuatu untuk lingkungan di sekitarnya,” tuturnya.

Menurutnya, tema tentang perbedaan dan perundungan sangat penting, karena setiap anak memiliki karakter dan kemampuan yang berbeda.

Perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk saling mengejek, menjauhi, atau memperlakukan teman dengan tidak baik.

“Jangan sampai ada anak yang takut datang ke sekolah karena diejek. Jangan sampai ada yang merasa tidak punya teman karena dianggap berbeda. Dan jangan sampai ada anak yang memilih diam karena takut menyampaikan apa yang dirasakannya,” ucap H Fani, sapaan akrabnya.

Baca Juga: Apel Gabungan Pemkab Tabalong, ASN Diminta Perkuat Komunikasi dan Koordinasi

Baca Juga: 330 Relawan UPBS Tabalong Sudah Dijamin BPJS, 3 Keluarga Terima Santunan

Ia mengajak anak-anak untuk menjadi teman yang baik dan saling mendukung.

Ditegaskannya, Pemerintah Kabupaten Tabalong ingin anak-anak tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga ikut terlibat dalam proses pembangunan.

Karena itu, aspirasi anak perlu didengar dan menjadi bagian dari pertimbangan pemerintah dalam menyusun kebijakan.