WARTABANJAR.COM - Polisi Inggris akhirnya menjawab misteri kematian seorang pangeran dari Arab Saudi di salah satu hotel mewah di London.

Pangeran Abdullah bin Fahad bin Abdullah bin Abdulaziz bin Jalawi al-Saud (29) meninggal dalam kamarnya di hotel mewah di kawasan Kensington, London, 26 November 2025 lalu.

Saat kali pertama ditemukan oleh petugas kebersihan hotel yang membuka kamarnya menggunakan kunci cadangan, Pangeran Abdullah berada di dalam kamar mandi dalam kondisi sangat lemas.

Pihak hotel pun mendatangkan tenaga medis untuk memberi pertolongan namun upaya itu gagal menyelamatkan jiwanya.

Disebutkan, langkah itu dilakukan setelah beberapa kali petugas hotel mencoba memanggilnya tetapi tidak mendapat respons.

Berbagai spekulasi muncul seiring jalannya penyelidikan yang dilakukan polisi setempat, dari dugaan konspirasi pembunuhan hingga bunuh diri.

Seperti dilansir The Telegraph yang dikutip Minggu (26/7/2026), polisi baru membuka misteri itu pada bulan ini.

Baca Juga: Tragedi Rizky Selamatkan Kedua Adiknya dari Timbunan Rumah Ambruk di Tembikar Kanan Banjar

Baca Juga: Seorang Ibu Tak Tahu Putranya Sudah Meninggal, Ia Ngobrol dengan “Kloning” AI

Polisi menyatakan berdasar penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), pangeran muda Kerajaan Arab Saudi itu meninggal akibat over mengonsumsi alkohol kadar tinggi dicampur beberapa obat keras.

Disebutkan pula, tim medis sudah berusaha menyelamatkan jiwanya tetapi gagal.

Berdasar data hotel, Pangeran Abdullah telah menginap di hotel bintang lima tersebut sejak 19 November 2025 dengan rencana tinggal selama sepekan.

Rekaman kamera pengawas memperlihatkan dirinya kali terakhir terlihat pada malam sebelum meninggal.

Saat itu ia keluar hotel untuk merokok, lalu kembali seorang diri.

Rekaman tersebut kemudian menjadi bukti penting yang menguatkan kesimpulan penyidik bahwa tidak ada orang lain yang bersamanya sebelum kematian terjadi.