Empat Hari Berturut-turut Listrik PLN Padam, Penjual Kacang di Pemurus Banjarmasin Terpaksa Pakai Lampu Sumbu
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kerap padamnya listrik PLN beberapa waktu terakhir terdampak sekali terhadap masyarakat Kalimantan Selatan.
Lilis, warga Jalan Sepakat RT 34, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, terpaksa memakai penerang jadul yakni lampu sumbu kaleng yang diisi minyak tanah gegara mati lampu PLN.
Saat ditemui Wartabanjar.com, Sabtu (25/07/2026) malam, Lilis yang tengah berjualan kacang goreng di depan rumahnya, mengaku sudah sekitar empat hari alami mati lampu yakni sejak Rabu (22/07/2026) hingga Sabtu (25/07/2026).
Sambil duduk di lantai teras rumahnya, wanita berkulit sawo matang itu, menceritakan apa yang dialaminya selama listrik padam sejak sekitar 17.00 Wita hingga malam.
Diceritakannya, saat listrik padam saat malam, ia terpaksa memakai lampu sumbu minyak tanah sebagai penerangan di rumahnya.
Lilis harus merogok goceknya untuk membeli minyak tanah, agar rumahnya tak sampai gelap total.
Padahal harga minyak tanah saat ini tergolong mahal baginya, yang mengandalkan berjualan kacang goreng.
Baca Juga: Api Berkobar di Dua Pasar Banjarmasin Hari ini
Baca Juga: Alasan PT PLN Kembali Lakukan Pemadaman Listrik di Banjarmasin
Warga Pemurus Dalam lainnya, Lisa, mengaku anaknya yang duduk di kelas 3 SD terdampak mati lampu PLN.
Anaknya terpaksa tidak bisa belajar saat malam.
Ia pun berharap pemadaman tidak terjadi lagi.
"Anak kelas tiga SD. Malam susah belajar. Mati dari sore sampai malam jam sebelas," katanya.
PLN tengah melakukan pemadaman listrik secara bergilir di Kota Banjarmasin. Dalam keterangan tertulisnya, pihak PLN Distrik Kalselteng menyatakan pemadaman listrik karena gangguan pada pembangkit listrik.
Hal yang sama dengan alasan serupa disampaikan di banyak wilayah di Jawa dan Sumatera. (wartabanjar.com/Yohanes)