Ayah dan Anak di Maros Tewas Duel dengan Seorang Perampok, Putrinya Selamat
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MAROS - Peristiwa berdarah menggemparkan warga Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale.
Warga menemukan dua pria, yang merupakan ayah dan anak, tewas bersimbah darah di rumahya di kawasan jalan poros Maros-Makassar, Rabu (6/12/2023)
Korban berinisial M Makmur (53 tahun) dan anak laki-lakinya, Abdillah (27), ditemukan tewas di dalam rumah subuh hari.
Seorang anak perempuannya, UH (22) berhasil selamat setelah disuruh ayahnya bersembunyi.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana, mengatakan kedua korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga: Kasus Kejahatan Turun 33,48 Persen Selama Operasi Mantap Brata
Kapolres Maros AKBP Awaluddin mengungkapkan, UH, putri dari korban Makmur (53) dimintai keterangan oleh aparat kepolisian.
"Mengenai motif dan pelaku, petunjuk belum kami dapatkan. Kami mohon kepada masyarakat Maros untuk mendoakan agar kasus ni segera terungkap," ujar Awaluddin.
Menurut dia, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.30 wita. Dua korban ditemukan tewas bersimbah darah di lantai satu rumahnya.
"Kejadian tadi diperkirakan sekitar pukul 04.00 wita. (Kasusnya) sementara masih dalam penyelidikan," imbuh Awaluddin.
Dia mengatakan, telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP, namun belum bisa memastikan motif maupun kronologis kejadian.
Awaluddin mengatakan, Polres bersama Polsek Turikale dan tim Resmob Polda Sulsel masih melakukan penyelidikan.
Peristiwa berdarah ini pertama kali diketahui keluarga korban saat anak perempuan korban inisial UH (22) bangun untuk salat subuh.
Baca juga: Penumpang Pelita Air Bercanda Soal Bom Bakal Diproses Hukum
Saat hendak menunaikan salat subuh, UH mendengar ada pertengkaran di dalam rumahnya lalu keluar dari dalam kamarnya dan mengintip ke lantai dasar.
Di lantai dasar itu UH melihat ada perkelahian antara bapak dan kakaknya dengan seorang yang tidak diketahui identitasnya.
Melihat kejadian tersebut, kedua korban disebut sempat meneriaki UH untuk tidak turun ke lantai dasar.
Mendengar hal tersebut UH kemudian masuk ke dalam kamar adiknya dan menelpon keluarganya untuk datang ke rumahnya.
Namun, saat kondisi mulai ramai, UH keluar dan mendapati ayah dan kakaknya sudah tewas bersimbah darah.
UH mengaku melihat dari lantai tiga rumahnya jika Makmur (53) dan Abdillah (27) berkelahi dengan pria misterius di lantai 2.
"Sepertinya dua lawan satu, saya kurang tahu pelaku satu orang kah (atau lebih)," ujar UH, Rabu (6/12/2023).
"Saya lihat (pelaku) sendiri, tidak tahu kalau ada di daerah lain (temannya) saya tidak tahu," sambungnya.
Seorang tetangga korban, Ical mengatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 04.30 Wita.
"Sekitar salat subuh, infonya anaknya menelepon minta tolong katanya dengar suara perkelahian," ujarnya.
Dia menyebutkan ada lima orang yang berada di lokasi kejadian. Ayah, ibu dan seorang anak lelaki dan dua anak perempuan.
"Yang meninggal dua orang, ayah dan anak laki-laki," ujarnya. Dia mengatakan, kejadian tersebut terjadi di lantai dua ruko tersebut. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi