Menurutnya penunjukan bakal calon presiden dan wakil presiden tidak bisa praktis karena harus ada musyawarah hingga diskusi di kalangan elite partai pendukung.

"Sejak awal pula Parai Demokrat untuk mengingatkan untuk tidak sekali-kali melakukan fait accompli atau dalam tanda kutip memaksa Partai Demokrat untuk menerima keputusan sepihak tanpa melibatkan pengambilan keputusan."

"Bagi kami lebih baik bersepakat untuk tidak sepakat daripada dipaksa menerima keptuusan dimana kami tidak terlibat dalam prosesnya," tegas AHY.(atoe)

Editor Restu