Cemburu, Seorang Suami di Desa Maburai Tabalong Nekat Sayat Leher Sendiri

“Aku Minta Bayak Minta Maaf Minta Rela Semuanya Wan Keluarga Jaga Anak Baik Baik Terimakasih Semuanya Atas Kebaik Selama Ini. Aku Banyak Dosa di Dunia. Aku lebiah baik pergi menjauh selamanya semoga bahagia. Selamat tinggal hari ini terakhir aku di dunia”

Ketika sang istri inisial MM(46) membaca pesan singkat koran (suaminya) sekitar jam 15.30 Wita, ia pun langsung pulang ke rumahnya.

Sesampai di rumah melihat ada sepeda motor milik korban, dan masuk ke dalam rumah mendapati korban dalam kondisi bersimbah darah.

Sang istri pun menelepon rekannya NIJ(40) untuk meminta dikirimkan mobil ambulance ke rumahnya di Jalan A. Yani Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak.

Selanjutnya NIJ menuju rumah rekannya MM dan sambil menghubungi Ambulance RSUD Badaruddin Kasim dan anggota Satuan Intelkam Polres Tabalong.

Setiba di lokasi kejadian atau rumah korban, NIJ bersama sopir ambulance mengangkat korban dan dibantu warga sekitar dan pegawai Dinas Ketahanan Pangan menuju RSUD Badaruddin Kasim untuk diberikan pertolongan medis.

Korban sempat mendapatkan perawatan itensif di IGD RSUD Badaruddin Kasim dan akhirnya korban bisa diselamatkan serta Perkembangan kondisi kesehatan korban terkini masih menjalani perawatan medis pada Kamis (27/1/2022).

Polres Tabalong imbau kepada seluruh lapisan masyarakat, peristiwa seperti ini agar tidak terulang kembali dikemudian hari. Cukup pertama dan terakhir kalinya.

Keinginan untuk mencoba bunuh diri bisanya terjadi atau timbul disaat sedang seseorang menghadapi masalah yang sulit untuk diselesaikan sehingga mengalami depresi maupun kehilangan harapan.

Jika anda memiliki permasalahan janganlah menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Dengan mengakhiri hidup, maka anda dapat keluar dari situasi permasalahan tersebut. Jangan berpikiran seperti itu bahkan jangan sampai melakukan aksi bunuh diri. Dan ingat Anda hidup tidak sendirian.

Segera konsultasikan persoalan atau permasalahan anda ke saudara, keluarga dan sahabat atau juga ke pihak –pihak yang dapat membantu anda seperti psikolog, psikiater ataupun klinik kesehatan mental. (edj)

Editor: Erna Djedi