Gubenur Kaltim Rudy Mas'ud Tetap Ngantor di Tengah Aksi 21 April, Simak Tuntutan Massa
WARTABANJAR.COM, SAMARINDA - Massa dari berbagai elemen masyarakat Kaltim menggelar aksi besar di Samarinda, Selasa (21/4/2026).
Massa aksi 21 April akan menggelar demo di kantor Gubernur dan DPRD Kaltim.
Menanggapi aksi itu, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menegaskan akan tetap ngantor seperti biasa.
Baca Juga Mau Jual Emas Antam? Harga Hari Ini 21 April 2026 Naik Rp 40.000
Tidak hanya dirinya, Rudy Mas'ud juga mengatakan aktivitas kerja di kantor gubernur tidak akan dihentikan.
"Kerja seperti biasa, memastikan realisasi belanja anggaran segera diproses, terutama untuk kegiatan standar pelayanan minimum daerah,” ujarnya, Senin (21/4/2026).
Apakah juga akan menerima massa aksi? Rudy Mas'ud mengatakan hal tersebut akan diputuskan secara situasional.
"Tergantung kita lihat nanti," ujarnya.
Menyinggung tuntutan massa seperti audit mobil dinas dan rumah jabatan, Rudy Mas'ud menegaskan sudah dilakukan oleh pihak-pihak terkait termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Sementara itu, Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Kalsel, Andi A Razaq kepada pers mengatakan pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan aksi.
“Kita sebagai aparatur tentu memfasilitasi mereka yang ingin menyampaikan aspirasi. Pimpinan dewan juga sudah menyatakan kesediaannya untuk menerima massa aksi secara langsung,” ujarnya.
Aksi 21 April dimotori oleh Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim.
Ribuan orang dari 56 organisasi masyarakat, disebut-sebut akan turun ke jalan.
Menanggapi aksi itu, apolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menyatakan akan menerjunkan sekitar 1.700 personel gabungan TNI-Polri untuk mengamankan unjuk rasa.
"Juga menjadi kewajiban bersama untuk menjaga situasi keamanan dan menghormati hak-hak yang lain," pesannya kepada massa aksi.
Ada tiga tuntutan utama yang digaungkan dalam aksi 21 April yakni:
- Audit kebijakan anggaran Pemprov Kaltim, seperti pengadaan mobil dinas dan rumah jabatan.
- Hentikan praktik KKN di lingkungan pemprov Kaltim
- DPRD harus menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dan independen.
Saat ini yang menjabat Ketua DPRD Kaltim adalah Hasanuddin Mas'ud dari Partai Golkar.
Ia merupakan kakak kandung Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud.
(Wartabanjar.com/berbagai sumber/dwisud)
Editor Restu