Heri Titikkan Air Mata Saksikan Putrinya Berada di Antara Paskibra di Istana Negara
Heri mengisahkan, perjalanan Dwita yang bercita-cita menjadi anggota Polri tersebut untuk menjadi bagian Paskibraka di Istana Merdeka cukup panjang.
"Saat itu dia bilang ke saya, meminta doa saya dan ibunya untuk ikut seleksi Paskibraka. Dia ingin sekali menjadi bagian pengibar bendera di Jakarta," ujarnya.
Perjalanan panjang Dwita hingga ke Jakarta diawali dari tingkat paling bawah, tingkat kecamatan.
Satu per satu tahapan di jalani dengan tekun dan doa. Hingga akhirnya, nama siswa kelas Xl MIPA 1 itu muncul untuk lanjut ke tahapan seleksi kabupaten.
Terdapat ratusan siswa yang mengikuti seleksi itu.
Ia terpilih untuk lanjut seleksi tingkat provinsi di Pekanbaru. Bendera perjuangan kembali dikibarkan dengan ratusan pelajar terbaik Bumi Lancang Kuning ini.
Sempat khawatir akibat pandemi Covid-19, Heri pun ikhlas melepas putri kesayangannya dari desa ke kota.
Seleksi di Pekanbaru berlangsung selama empat hari, sejak 19 Mei hingga 22 Mei 2021.
Pada hari terakhir, telefonnya berdering, terdengar isak tangis nun jauh di ujung gawai. Dwita terpilih untuk berada di Istana Merdeka, mengibarkan Merah Putih di hadapan Kepala Negara.
Sempat tidak percaya. Namun dia yakin inilah berkat doa. Doa orangtua yang tak pernah putus, dibarengi usaha yang tak kenal lelah.
"Saya bangga sekali. Teman-teman di tempat kerja juga begitu bangga. Ada anak kebun yang berhasil lolos ke tingkat nasional," ujarnya.
Anak kebun adalah istilah yang akrab disematkan kepada para anak karyawan PTPN V.
Heri mengatakan, dukungan perusahaan bagi pengembangan prestasi anak-anak karyawan perusahaan sangat besar.
Dia mengapresiasi kebijakan PTPN V yang tidak melupakan pendidikan anak-anak karyawan dan masyarakat di sekitar perkebunan akan pentingnya pendidikan.
"Jika saya bukan karyawan PTPN V, mungkin tidak akan pernah melihat Dwita berada di sana. Saya tidak berhenti bersyukur atas semua ini," ujarnya.
Heri terharu, Nurdiana bahagia, seluruh karyawan dan manajemen PTPN V turut bangga atas prestasi Dwita.
Sementara itu, Dwita mengaku menjadi sebuah kehormatan bagi dirinya menjadi Paskibraka di Istana Merdeka.