Memperingati Hari Hepatitis Sedunia, Mengenal Penyakit Ini dan Pengobatannya
Diperkirakan terdapat 71 juta orang di dunia memiliki infeksi virus hepatitis C kronis. Sebagian besar dari mereka yang terinfeksi kronis akan mengembangkan sirosis atau kanker hati.
WHO memperkirakan bahwa pada tahun 2016, sekitar 400 ribu orang meninggal karena hepatitis C, sebagian besar karena sirosis dan karsinoma hepatoseluler (kanker hati primer).
Obat antivirus mampu menyembuhkan lebih dari 95 persen orang dengan infeksi hepatitis C, sehingga mengurangi risiko kematian akibat sirosis dan kanker hati, tetapi akses ke diagnosis dan pengobatan tetap rendah.
Namun, hingga saat ini belum ada vaksin yang efektif untuk melawan hepatitis C.
Mengenal Jenisnya
Hepatitis adalah penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian, bahkan lebih dari satu juta jiwa meninggal setiap tahunnya karena virus ini.
Tema Hari Hepatitis Sedunia tahun ini adalah "Hepatitis Tidak Bisa Menunggu", untuk menyampaikan seruan urgensi sebagai upaya membebaskan masyarakat dunia dari hepatitis pada 2030.
Ada lima jenis hepatitis yang dikenal di dunia yakni A, B, C, D dan E. Kelima virus tersebut memiliki sejumlah perbedaan dalam penyebaran dan masalah kesehatan yang dihasilkannya.
Untuk lebih mengetahui tentang virus hepatitis, berikut ini adalah penjelasan mengenai jenis, penyebab, gejala dan pengobatan mengutip laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada Rabu.
Hepatitis A
Hepatitis A adalah infeksi hati yang dapat dicegah dengan vaksin yang disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV). HAV ditemukan dalam tinja dan darah orang yang terinfeksi.
Hepatitis A sangat menular. Ini menyebar ketika seseorang tanpa sadar menelan virus - bahkan dalam jumlah mikroskopis - melalui kontak pribadi yang dekat dengan orang yang terinfeksi atau melalui makan-makanan atau minuman yang terkontaminasi.
Gejala hepatitis A dapat bertahan hingga 2 bulan termasuk kelelahan, mual, sakit perut, dan penyakit kuning. Hepatitis A kebanyakan tidak akan menjadi penyakit jangka panjang.
Cara terbaik untuk mencegah hepatitis A adalah dengan mendapatkan vaksinasi.
Hepatitis B