WARTABANJAR.COM, LONDON-Bagi diaspora Muslim di Inggris, mengajari anak-anak mengaji membutuhkan strategi tersendiri mengingat komunitas Muslim di sana kecil dan aksen Inggris yang khusus.
Kartini, Muslimah Indonesia yang bermukim di London dan telah lebih dari delapan tahun menjadi pengajar membaca Al Quran untuk anak-anak dan dewasa, menuturkan awal dari keputusannya untuk mengajar yang bermula dari kebetulan.
“Semua itu berawal dari lebih delapan tahun lalu, ketika acara komunitas Indonesia di Inggris. Waktu itu, acaranya tahlilan kepada saudara salah satu kawan yang meninggal di Indonesia. Setelah itu, saya mendengar jemaah yang membaca Alquran sering salah. Nah, ketika itu, saya beranikan berdiri, kemudian saya bilang saya bukan punya kelebihan apa-apa, saya juga masih belajar,” ungkap Kartini kepada ANTARA London, Selasa (4/5/2021).
Ia mengingat pada saat itu ada enam orang yang langsung tertarik dan menghubunginya, seorang dewasa dan lima anak Indonesia.
Ia pun mengajar mereka membaca Alquran dengan metode IQRA di rumahnya selama dua tahun.
Tak lama kemudian, Kartini diminta untuk mengajar membaca Alquran sebuah keluarga konsulat Brunei Darusalam di Inggris.
Ia mengajar keluarga itu selama sekitar satu tahun dari dasar pengenalan huruf hingga selesai atau khatam Alquran.
Dari perkenalan dengan satu keluarga asal Brunei ini, Kartini kemudian dikenal luas oleh orang-orang Brunei di London.







