Islam di Rusia Kembali Semarak di Masa Pandemi COVID-19, Indahnya Buka Puasa Bareng di Bulan Ramadhan 1442 Hijriah
WARTABANJAR.COM, MOSKOW-Ramadhan di kawasan Rusia tahun ini kembali semarak.
Tidak seperti tahun lalu yang sepi karena pandemi, pada Ramadhan kali ini pemerintah Rusia memperbolehkan masyarakat muslim untuk membuka masjid dan melaksanakan kegiatan buka bersama.
“Di Dagestan, di setiap masjid di tiap kota, ada tempat untuk berbuka puasa gratis juga untuk sahur. Misalnya di Makhachkala, Ibu kota Dagestan, itu setiap hari di masjid Jami buka puasa sekitar 700 orang. Kemudian, apalagi sekarang setiap hari tiap kota, ada acara iftar yang besar, itu lebih besar dari acara iftar di masjid. Dan orangnya kumpul di stadium, buka puasa bersama, ada sekitar 2 hingga 3 ribu orang,” ungkap Arif Sultan Magomedov, seorang muslim asal Dagestan, Rusia, kepada ANTARA, Senin (3/5/2021).
Ia mengungkapkan bahwa pada Ramadhan tahun ini, masjid-masjid di Rusia kembali meriah.
Menurutmya, Dagestan yang merupakan kawasan mayoritas muslim, menjadi pusat kegiatan keislaman ketika Ramadhan.
“Di Dagestan, ada bangunan masjid yang luas, dengan area lebih 35 hektar. Di masjid itu, ada buka puasa untuk orang yang kerja di sana, turis maupun mahasiswa. Setiap hari ada sekitar seribu orang yang ada di sana. Nah, di masjid itu, bukan hanya saat Ramadhan menyiapkan makan untuk pengunjung. Setiap hari ada sajian makanan, silakan orang datang makan untuk gratis,” kata Magomedov yang pernah kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Maliki Ibrahim Malang itu.
Magomedov mengisahkan, muslim di Dagestan senang memberi takjil di jalan-jalan bagi mereka yang membutuhkan.

“Beberapa waktu lalu, saya sedang melakukan perjalanan dari Makhachkala menyusuri beberapa kampung. Nah, waktu ifthar kurang dari 10 menit, itu di jalan di mana-mana banyak orang yang memberi kurma atau air, untuk berbuka bersama,” tambahnya.
Kisah Islam di Rusia memang unik.