WARTABANJAR.COM – Sholat Dhuha adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Meskipun tidak wajib, sholat ini memiliki banyak keutamaan, terutama terkait dengan pembuka pintu rezeki, sebagaimana disebutkan dalam berbagai hadits sahih.
Rasulullah SAW sendiri kerap mencontohkan pentingnya sholat ini, bahkan menyebutkan bahwa dua rakaat di waktu dhuha dapat menggantikan berbagai bentuk sedekah di pagi hari.
Makna dan Waktu Sholat Dhuha
Menurut buku Shalat Subuh dan Shalat Dhuha karya Muhammad Khalid, sholat Dhuha dilakukan setelah matahari terbit hingga menjelang waktu Zhuhur. Waktu ini dikenal dalam Al-Qur’an sebagai “waktu dhuha”, sebagaimana difirmankan Allah SWT dalam Surah Adh-Dhuha ayat 1-2:
وَٱلضُّحَىٰ – وَٱلَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ
Artinya: “Demi waktu dhuha. Dan demi malam apabila telah sunyi.”
Keutamaan Sholat Dhuha: Rezeki Dijamin Allah
Dalam hadits riwayat Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:
“Wahai anak Adam, rukuklah (sholatlah) karena Aku pada awal siang (sholat Dhuha) empat rakaat, maka Aku akan mencukupi (kebutuhan)mu sampai sore hari.”(HR Tirmidzi)
Hadits ini menunjukkan bahwa shalat Dhuha adalah amalan pembuka rezeki, di mana Allah SWT menjanjikan kecukupan bagi hamba-Nya yang mengawali hari dengan bersujud.
BACA JUGA:Israel Serang Pelabuhan Yaman! Houthi Disalahkan atas Serangan Laut Merah
Keutamaan lainnya juga dijelaskan dalam hadits sahih riwayat Muslim, dari Abu Dzar:







