NIAT SHOLAT DHUHA, Tata Cara, Doa, dan Keutamaannya: Buka Rezeki Sejak Pagi!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Sholat Dhuha adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Meskipun tidak wajib, sholat ini memiliki banyak keutamaan, terutama terkait dengan pembuka pintu rezeki, sebagaimana disebutkan dalam berbagai hadits sahih.
Rasulullah SAW sendiri kerap mencontohkan pentingnya sholat ini, bahkan menyebutkan bahwa dua rakaat di waktu dhuha dapat menggantikan berbagai bentuk sedekah di pagi hari.
Makna dan Waktu Sholat Dhuha
Menurut buku Shalat Subuh dan Shalat Dhuha karya Muhammad Khalid, sholat Dhuha dilakukan setelah matahari terbit hingga menjelang waktu Zhuhur. Waktu ini dikenal dalam Al-Qur'an sebagai “waktu dhuha”, sebagaimana difirmankan Allah SWT dalam Surah Adh-Dhuha ayat 1-2:
وَٱلضُّحَىٰ - وَٱلَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ
Artinya: “Demi waktu dhuha. Dan demi malam apabila telah sunyi.”
Keutamaan Sholat Dhuha: Rezeki Dijamin Allah
Dalam hadits riwayat Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:
"Wahai anak Adam, rukuklah (sholatlah) karena Aku pada awal siang (sholat Dhuha) empat rakaat, maka Aku akan mencukupi (kebutuhan)mu sampai sore hari."(HR Tirmidzi)
Hadits ini menunjukkan bahwa shalat Dhuha adalah amalan pembuka rezeki, di mana Allah SWT menjanjikan kecukupan bagi hamba-Nya yang mengawali hari dengan bersujud.
BACA JUGA:Israel Serang Pelabuhan Yaman! Houthi Disalahkan atas Serangan Laut Merah
Keutamaan lainnya juga dijelaskan dalam hadits sahih riwayat Muslim, dari Abu Dzar:
"Setiap ruas dari anggota tubuh kalian harus dikeluarkan sedekahnya di pagi hari. Dan semuanya dapat digantikan dengan dua rakaat sholat Dhuha."(HR Muslim)
Bacaan Niat Sholat Dhuha (Arab, Latin, dan Artinya)
Mengutip buku Keberkahan Sholat Dhuha karya Ustadz Arif Rahman, berikut adalah bacaan niatnya:
Arab:
اُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Usholli sunnatad dhuha rok’ataini lillaahi ta’ala.
Artinya:
"Aku niat melakukan sholat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala."
Tata Cara Sholat Dhuha Lengkap
Sholat Dhuha dikerjakan secara munfarid (sendiri) dan minimal dua rakaat. Jumlah maksimalnya adalah 12 rakaat dengan pengulangan dua rakaat setiap salam.
Langkah-langkahnya:
Membaca niat sholat Dhuha
Takbiratul ihram
Membaca doa iftitah
Membaca Surah Al-Fatihah
Membaca surah pendek dari Al-Qur'an
Rukuk
I'tidal
Sujud pertama
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua
Berdiri untuk rakaat kedua
Mengulangi gerakan seperti rakaat pertama
Tasyahud akhir
Salam
Untuk jumlah rakaat yang lebih banyak (misalnya 4 atau 6), lakukan dengan membagi per dua rakaat dan salam setiap dua rakaat.
Doa Setelah Sholat Dhuha
Dilansir dari situs resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), doa ini sangat dianjurkan dibaca setelah sholat Dhuha:
Latin:
Allahumma innadh dhuha-a dhuha-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka...
Artinya:
“Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu... apabila rezekiku berada di langit maka turunkanlah... datangkanlah padaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.”
Sholat Dhuha bukan hanya sarana ibadah, tetapi juga bentuk syukur dan permohonan kepada Allah atas kemudahan rezeki dan perlindungan sepanjang hari. Dengan hanya dua rakaat setiap pagi, kita sudah melaksanakan sedekah spiritual bagi setiap anggota tubuh kita.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad