Geruduk PLN Barabai, Mahasiswa Desak Pemadaman Bergilir di HST Segera Berakhir
WARTABANJAR.COM, BARABAI– Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Barabai dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Barabai menggelar aksi damai di halaman Kantor PLN UP3 Barabai, Kamis (30/7/2026).
Mereka mendesak PLN segera mengakhiri pemadaman listrik bergilir yang dinilai telah merugikan masyarakat, khususnya warga HST.
Massa membawa berbagai atribut simbolik, mulai dari keranda bertuliskan “RIP PLN”, lilin, stop kontak, hingga poster bertuliskan “PLN Hama” dan “Kami Menagih Terang, Bukan Janji Berulang.”
Selain berorasi, mahasiswa ini juga menyalakan lilin sebagai simbol padamnya listrik yang terus berulang serta meletakkan petisi berisi lima tuntutan di depan kantor PLN.
Selama penyampaian aspirasi, aksi ini mendapat pengawalan dari personel Polres Hulu Sungai Tengah.
Ketua HMI Cabang Barabai, Amril Saifan, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan kelistrikan yang hingga kini belum stabil.
“Kami meminta PLN bertanggung jawab terhadap kondisi yang terjadi saat ini, termasuk persoalan kompensasi kepada masyarakat dan transparansi penyelesaian gangguan listrik,” ujarnya.
BACA JUGA: Listrik di HST Kembali Normal, PLN Hentikan Jadwal Pemadaman Bergilir
Lima tuntutan yang disampaikan mahasiswa meliputi penghentian pemadaman listrik bergilir, keterbukaan informasi mengenai penyebab gangguan, pemberian kompensasi kepada pelanggan sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 2 Tahun 2025, penyelesaian persoalan distribusi listrik paling lambat 7 Agustus 2026, serta publikasi resmi mengenai tindak lanjut penyelesaian melalui kanal informasi PLN.
Amril menegaskan petisi yang ditempelkan di depan kantor PLN menjadi simbol komitmen mahasiswa dalam mengawal penyelesaian persoalan tersebut.
“Petisi ini tidak boleh dicopot sebelum persoalan listrik benar-benar selesai. Kalau masih terjadi pemadaman dan petisi dicopot, kami akan menggelar aksi jilid dua,” tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua PMII Cabang Barabai, Muhammad Alfi Syahrin, memastikan mahasiswa akan terus mengawal seluruh tuntutan hingga masyarakat benar-benar merasakan perbaikan pelayanan kelistrikan.