WARTABANJAR.COM - Menghadapi ancaman hukuman dari otoritas Liga Inggris terhadap 114 kesalahan Manchester City dalam kasus pelanggaran aturan financial fair play, Man City siap bertarung bertahun-tahun lagi untuk kasusnya. Mereka pun bersikeras dalam posisi tak bersalah.

Kepala Eksekutif Manchester City, Ferran Soriano, melontarkan pesan tegas kepada para petinggi klub Eropa lainnya, dalam merespons putusan otoritas Liga Inggris. 

Langkah ini diambil, menyusul laporan BBC Sport, yang menyebutkan bahwa klubnya dinyatakan bersalah atas sebagian besar dakwaan yang telah dilayangkan. 

Pernyataan krusial tersebut, disampaikan Soriano dalam rapat dewan European Football Clubs (sebelumnya bernama ECA) di Kopenhagen, sesaat sebelum rapat umum organisasi bergulir pada hari Selasa (29/09/2026) waktu setempat. 

Dalam kesempatan itu, perwakilan Man City ini berjanji untuk memberikan perlawanan penuh terhadap tuduhan Liga Inggris, dan mengindikasikan bahwa proses penyelesaian kasus ini masih sangat jauh dari kata usai. 

Sikap yang ditunjukkan oleh Soriano selaras dengan pesan yang sebelumnya disampaikan oleh ketua klub, Khaldoon Al Mubarak, kepada para pendukung setianya.

Sejak dimulainya investigasi oleh otoritas Liga Inggris pada 2018 silam, jalan panjang untuk mengurai dan menyelesaikan kasus ini diyakini masih akan memakan waktu bertahun-tahun. 

Baca Juga: Liga Italia Baru 5 Laga, Eks Asisten Mikel Arteta Jadi Pelatih Ketiga yang Diganti

Baca Juga: Komentar Jose Mourinho Tentang Pep Guardiola Kembali Viral Setelah Man City Dinyatakan Bersalah

Menurut laporan dari Press Association, Soriano secara lugas menyampaikan durasi waktu yang diprediksi kepada para eksekutif klub yang hadir. 

“Butuh waktu delapan tahun untuk sampai di sini, dan akan membutuhkan waktu yang jauh lebih lama lagi,” ucap Soriano dikutip dari BBC Sport, Selasa (29/09/2026).

Setelah melontarkan pernyataan tersebut, ia dikabarkan langsung meninggalkan ruangan rapat tanpa merespons pertanyaan apa pun dari pihak media.