WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Beberapa tahun belakangan ini, bangunan ambruk kerap terjadi di Kalimantan Selatan.

Tak jarang musibah ini mengakibatkan adanya korban baik terluka maupun meninggal dunia.

Selain itu, tentunya kerugian materi yang tak sedikit juga diderita pemilik bangunan.

Terbaru adalah kejadian sejumlah rumah ambruk di Jalan Tembikar Kanan, Kompleks Fadilah Perdana V Blok E, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, roboh pada Sabtu (24/7/2026) sekitar pukul 13.45 Wita.

Untuk menyikapi ini, perlu diketahui bagaimana merawat dan mencegah bangunan agar tak mudah ambruk serta kualitas bahan bangunannya tahan lama.

Sebelumnya, perlu diketahui juga apa saja yang menyebabkan bangunan bisa roboh.

Pertama adalah kelebihan beban, terlalu banyak orang adalah salah satu alasan umum kenapa balkon atau struktur bangunan bisa runtuh. 

Robohnya balkon dapat terjadi karena perubahan pada area yang digunakan tanpa adanya analisis lebih lanjut.

Sementara itu jika suatu bangunan yang aslinya didesain sebagai rumah tetapi diubah menjadi gudang, dan dipakai untuk menyimpan banyak barang, hal tersebut dapat membuat strukturnya mendapatkan tekanan akibat berat barang tersebut.

Kedua adalah kesalahan manusia, yaitu para kontraktor, insinyur, dan mandor yang saat membangun bangunan bisa saja melakukan kesalahan.

Kurangnya orang yang melakukan pengecekan rancangan bangunan dapat menyebabkan terjadinya perhitungan yang salah dan juga lemahnya struktur bangunan.

Para pekerja juga demikian, bisa saja melakukan kesalahan saat mencampurkan material bangunan.

Hal ini menyebabkan adukan material kemudian tidak mampu menahan beban sesuai desain.

Pengembang juga tidak luput dari kesalahan dari robohnya suatu struktur bangunan.

Tidak sedikit pengembang melakukan kecurangan untuk meraih keuntungan lebih, seperti misalnya memangkas biaya dengan mempekerjakan orang yang tidak terlatih.

Jika begini, maka hasil kualitas bangunannya bisa kamu tebak.

Selanjutnya, yang ketiga adalah kualitas material bangunan yang buruk bisa berpengaruh pada kekuatan bangunan.

Faktor keempat, fondasi lemah karena desain belum matang.

Fondasi adalah salah satu bagian yang paling mahal untuk dibangun.