WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Perkelahian terjadi di Sungai Andai, Kelurahan, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (18/7/2026).

Disebutkan perkelahian membuat satu orang korban luka hingga dilarikan ke RSUD Ansari Saleh.

Sementara satu orang lainnya diamankan polisi, diduga menjadi pelaku korban luka.

Momen penangkapan pelaku tersebar di akun media sosial, habarhabarkalsel.

Hingga berita ini dirilis, belum diketahui penyebab kejadian atau motif pelaku melukai korban.

Perkelahian sebelumnya juga terjadi di lokasi yang sama, Sungai Andai pada Minggu (29/6/2025).

Baca Juga Wajib Beralih ke Pertamax, Bupati Tabalong Minta ASN Tak Lagi Gunakan Pertalite

BACA JUGA: Truk Terbalik Tabrak Lampu Merah Simpang 4 Belitung Banjarmasin

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi melalui Kasat Reskrim Kompol Eru Alsepa mengatakan, insiden yang terjadi sekitar pukul 02.00 Wita itu menewaskan tiga orang pria berinisial FD, RI, dan RE.

“Dua korban tewas di tempat kejadian, sementara satu lainnya menghembuskan napas terakhir saat dilarikan ke rumah sakit,” ujarnya, Senin (30/6/2025).

Saat ini, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi memberikan perhatian serius terhadap kejadian ini.

Ia memerintahkan Satreskrim untuk membentuk tim khusus guna mengusut tuntas kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa juga mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil menangkap pelaku berinisial SL, hanya dalam waktu kurang dari lima jam usai kejadian.

“Pelaku kita amankan di rumahnya di kawasan Sakura Mahatama. Penangkapan dilakukan setelah kami mendatangi rumah sakit, menggelar olah TKP, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, perkelahian berujung maut itu diduga dipicu oleh cekcok antara pelaku dan korban setelah mereka bersenggolan di jalan.

Dimana saat itu SL sebelumnya telah mengkonsumsi minuman keras bersama rekannya.

“Diduga karena pengaruh miras, pelaku terpancing emosi. Kebetulan baik pelaku maupun korban sama-sama membawa senjata tajam, sehingga perkelahian pun terjadi,” jelas AKP Eru.