Dalam kesempatan lain, Isir juga menyatakan akan melakukan pengecekan terhadap informasi yang ditanyakan wartawan.

"Nanti kami cek proses evaluasinya ya, seperti itu," ujarnya.

Pernyataan tersebut belum menjawab kabar mengenai LS dan AS, termasuk dugaan adanya aktivitas penyadapan terhadap Istana Kepresidenan.

Sejauh ini, belum ada penjelasan apakah Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri tengah menangani perkara yang melibatkan sejumlah perwira tinggi sebagaimana informasi yang beredar.

Pihak Istana Kepresidenan juga belum memberikan konfirmasi yang dapat memastikan adanya dugaan penyadapan sebagaimana disebut dalam kabar tersebut.

Klarifikasi dari Polri, Istana, maupun pihak-pihak yang dikaitkan dengan kedua inisial tersebut masih diperlukan untuk memastikan kebenaran informasi yang berkembang. (Wartabanjar.com/inilah.com)